Yosias Saroy: saya akan tagih terus
Manokwari, TABURAPOS.CO – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menjanjikan sejumlah pembangunan di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) saat dirinya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pegaf, pada 2019 lalu. Namun, belum semua janji itu terealisasi.
Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Yosias Saroy mengatakan, apa yang dijanjikan presiden saat kunker di Pegaf, memang sudah ada beberapa yang sudah dijawab, yakni perpanjang runway Bandara Udara Gusintey Snomeba Anggi.
Sementara, ungkap Saroy, beberapa janji pembangunan yang belum terealisasi sampai sekarang, seperti pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Pegaf.
“Di tahun ini ada tiga jembatan yang sedang dikerjakan, saya ada dapat signal tahun depan dari Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVII di Manokwari – Papua Barat menjalankan kegiatan dimaksud. Nah, kalau pembangunan jembatan dan jalan ini sudah berjalan, maka tahun depan jalannya sudah terhubung, tapi ada alih trase,” kata Saroy kepada Tabura Pos di gedung Auditorium PKK Arfai Perkantoran, belum lama ini.
Selain itu, tambah Saroy, Presiden juga janjikan pembangunan pasar bagi mama – mama Papua, pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan, pembangunan rumah dinas bagi para penjabat dan rusunawa bagi aparatur sipil negara (ASN).
Karena, kata dia, Pemda Pegaf kekurangan anggaran untuk pembangunan rumah dinas dan rusunawa bagi para ASN di sana.
Disamping itu, lanjut dia, pengembangan pariwisata dan pengembangan komoditi dataran tinggi di Pegaf, itu juga dijanjikan Presiden, dan pada kesempatan Pra Rapat Kerja (Raker) saja sudah sampaikan kepada Penjabat Gubernur Papua Barat.
BACA JUGA: Gelar Lomba Yospan Cara Pemerintah Lestarikan Tarian Khas Papua
“Beliau sampaikan bahwa, saya harus berkoordinasi dengan Pj gubernur agar apa yang dijanjikan presiden dapat ditindaklanjut dalam Rakerda di Sorong serta dapat direkomendasikan ke kementerian terkait di pemerintah pusat,” terang Saroy.
Sehingga, harap Saroy, apa yang sudah dijanjikan Presiden dapat dijawab, dan selaku bupati Pegaf, dirinya akan terus menagih janji yang sudah diucap Presiden.
“Memang ada satu dua pekerjaan yang sudah dijawab, tetapi sebagian pekerjaan belum ditindaklanjuti, karena itu dalam berbagai kesempatan saya angkat dan tanya terus, sebab ini janji dan utang jadi saya tagih terus. Isu ini yang akan kita sampaikan saat Rakerda di Sorong nanti,” tandas Saroy. [FSM-R4]




















