Manokwari, TABURAPPOS.CO – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw meminta Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel T.M. Silitonga menertibkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Papua Barat.
Diungkapkannya, terjadi antrean panjang di setiap SPBU karena banyak kendaraan dengan nomor polisi luar Papua Barat yang mengisi BBM.
“Harus memberi keyakinan kepada mereka bahwa mereka yang punya mobil dengan nomor polisi bukan Papua Barat, tidak dilayani. Saya minta Bapak Kapolda tegas, operasi,” ujar Kapolda dalam sambutan acara pelantikan pejabat fungsional di Auditorium PPK Provinsi Papua Barat, Arfai, Manokwari, Rabu (9/11).
Diuraikan Waterpauw, hal ini ada hubungan dengan kenaikan pendapatan di Papua Barat, karena mereka mengisi BBM, mengambil hak rakyat Papua Barat, sedangkan mereka membayar pajak ke daerah lain.
Pada kesempatan itu, ia mengajak semua pihak untuk memberikan sosialisasi, termasuk media kepada pemilik kendaraan yang mempunyai nomor polisi tidak terdaftar di wilayah Papua Barat.
BACA JUGA: Bank Papua Berikan Kemudahan Buka Tambungan Simpel Hanya dengan Rp 5.000
Ia mengaku, Pemprov Papua Barat akan memberikan imbauan secara resmi bahwa kendaraan yang tidak masuk dalam catatan daerah Papua Barat, tidak dimutasi atau STNK tidak diterbitkan di Papua Barat, tidak akan dilayani pengisian BBM.
“Ini harus kita lakukan dalam rangka dinamisasi kebutuhan BBM, sekaligus keseriusan dari pada masyarakat kita di Papua Barat. Ini sedikit dari saya untuk mengingatkan,” tandas Waterpauw. [FSM-R1]




















