MANOKWARI, TABURAPOS.CO – Sebanyak 11 lembaga dan organisasi Islam, serta masjid di Manokwari menerima bantuan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah daerah (pemda) Manokwari.
Ke-11 lembaga dan organisasi Islam, masjid, dan yang menerima hibah dan bansos diantaranya Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Manokwari senilai Rp 1 miliar, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Manokwari senilai Rp 200 juta.

Selanjutnya, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Manokwari senilai Rp 500 juta, DPD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Manokwari senilai Rp 200 juta, dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari senilai Rp 115 juta.
Kemudian, Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manokwari senilai Rp 200 juta, Yayasan Lentera Hati senilai Rp 200 juta, dan hibah pengadaan 250 set Qasidah senilai Rp 365 juta.
Sementara, masjid yang menerima hibah, diantaranya Masjid Nurul Hasanah senilai Rp150 juta, Masjid Al-Falah, Wosi AMD senilai Rp 100 juta, Masjid Babussalam Sowi IV senilai Rp 100 juta.
Hibah diserahkan Bupati Manokwari, Hermus Indou, didampingi Wakil Bupati, Edi Budoyo, Sekda Manokwari, Henri Sembiring dan sejumlah pimpinan OPD bersamaan pada momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah, di halaman Masjid Al-Fallah, Wosi AMD, Sabtu (8/10).

Bupati menuturkan, Pemda Manokwari berusaha memberikan perhatian bagi lembaga dan organisasi keagamaan, serta rumah ibadah yang ada di Manokwari, termasuk bagi lembaga dan organisasi Islam masjid, sekalipun dilakukan secara bertahap.
Menurut Bupati, bantuan hibah bagi organisasi keagamaan dan rumah ibadah, sudah diprogramkan dan ditetapkan, begitu juga dengan masjid.
Bagi rumah ibadah, khususnya masjid, Bupati mengaku mengutakan yang memiliki jumlah jamaah yang banyak akan menjadi prioritas terlebih dahulu.
BACA JUGA: Pemda Manokwari Siapkan Rp 2,3 Miliar untuk Proses Perekrutan 25 Calon Tamtama
“Seperti Masjid Al-Fallah, kami pemerintah memberikan bantuan mobil jenazah, sehingga dapat membantu proses pemakaman bila dibutuhkan” ujar bupati.
Selain itu, ungkap Bupati, pemda Manokwari juga menyediakan program meningkatan SDM bagi yang muslim berupa ibadah haji dan ibadah umroh.
“Dua tahun kita tidak berangkatkan ibadah haji dan umroh, karena pandemi Covid, namun tahun depan kita akan programkan. Pemerintah daerah Manokwari juga memprogramkan moderasi umat beragama di Kabupaten Manokwari,” pungkas Bupati. [SDR-R3]




















