• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home PAPUA BARAT

Apel Bersama Kesiapsiagaaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

TaburaPos by TaburaPos
21/10/2022
in PAPUA BARAT
0
Apel Bersama Kesiapsiagaaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Penyematan Rompi Satgas dan penyerahan handy talky dalam rangka kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi bagi Satgas BWS Papua Barat oleh Kepala BWS Papua Barat, Wempy Nauw saat apel bersama, kemarin. TP/FSM

0
SHARES
84
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TABURAPOS.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Papua Barat, gelar apel bersama kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di halaman BWS Papua Barat, Arowi, Manokwari, Kamis (20/10/2022).

Dalam apel bersama itu bertindak sebagai pembina apel, Kepala BWS Papua Barat, Wempy Nauw dan turut dihadiri peserta apel, baik dari pihak BMKG Papua Barat, BPBD Papua Barat, Dinas PUPR Papua Barat, BPBD Manokwari, Basarnas Manokwari, Polres Manokwari dan Kodim Manokwari.

Pantauan Tabura Pos, apel bersama diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Koordinator Satuan Tugas (Satgas) BWS Papua Barat, arahan Kepala BWS Papua Barat, penyematan rompi, pemberian handy talky (HT) hingga ditutup dengan pengecetakan peralatanan penanganan bencana hidrometeorologi.

Kepala BWS Papua Barat, Wempy Nauw mengatakan, pelaksanaan apel bersama sekaligus pelepasan Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan Bencana BWS Papua Barat  dilakukan mengikuti jadwal secara nasional.

Dikatakan Nauw, satgas tersebut akan bekerja kurang lebih selama 5 bulan kedepan terhitung dari Oktober 2022 hingga Februari 2023 mendatang, karena di bulan – bulan ini musi hujan secara merata di Indonesia bagian barat.

Sedangkan, kata dia, di Papua Barat pada bulan – bulan itu relatif akan terjadi hujan secara terus menerus dan bisa juga intervalnya putus – putus.

“Pencanagan Satgas BWS Papua Barat dilakukan bersamaan secara nasional, maka kami mengikuti jadwal nasional,” kata Nauw kepada para wartawan disela – sela pelaksanaan apel bersama, kemarin.

Penyematan Rompi Satgas dan penyerahan handy talky dalam rangka kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi bagi Satgas BWS Papua Barat oleh Kepala BWS Papua Barat, Wempy Nauw saat apel bersama, kemarin. TP/FSM

Disinggung terkait wilayah Papua Barat yang sering menjadi langganan banjir, terang Nauw, khusus di Papua Barat daerah yang menjadi langganan banjir diantaranya, Kabupaten Teluk Wondama, Teluk Bintuni, sebagian Manokwari, Kota dan Sorong serta Kabupaten Maybrat.   

Diterangkan Nauw, Sorong dan Teluk Wondama menjadi langganan banjir, karena kontur perbukitan dan kemeringan lereng di hulu sungai berkisar 15-30 persen, sementara sampai di tengah datar.

Sehingga, aliran airnya cepat di hulu dan menjadi lambat di tengah, maka air itu meluap kemana – mana dengan air laut semkait dekat, apabila terjadi hujan dan banjir kemudian tinggi muka air banjir bertemu dengan tinggi muka pasang air laut, maka akan terjadi pelimpasan secara meluas ke pemukiman dan infrastruktur publik lainnya.

Maybrat, kata Nauw, kalau dilihat dari segi kontur sebenarnya bukan daerah banjir karena dataran tinggi, tetapi daerah yang dulunya kantong – kantong air dikini disulat menjadi daerah pemekaran kampung dan sedangkan ketika terjadi musim hujan, maka air di daerah itu kembali tergenang.

Ditambahkan Nauw, pembentukan Satgas penanggulangan bencana BWS Papua Barat dilakukan disetiap wilayah yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya.

“Jadi ada koordinator lapangan, dibentuk posko tanggap darurat dan ada juga peralatan yang kita siagakan disana serta bahan – bahan banjiran yang sudah kita siagakan. Kalau untuk peralatan sudah kita distribusikan, satu unit excavator di Manokwari, Teluk Wondama dan di Sorong,” terang Nauw.

Disamping itu juga, kata dia, pihaknya juga meminta bantuan kepada mitra kerja guna penambahanan peralatan, sehingga di Sorong sudah ada 3 alat berat, Manokwari dan Teluk Wondama masih ada satu unit tetapi akan diupayakan untuk penambahan satu alat berat lagi.

Ini, lanjut dia, dalam rangka mengantisipasi tanggap darurat, pihaknya bergerak dengan cepat untuk mengantisipasi adanya ancaman terhadap masyarakat dan fasilitas publik lainnya.

“Untuk mitra kerja, pada prinsipnya mereka mendukung apabila terjadi bencana. Kita biasanya koordinasi untuk meminta dukungan alat dan tenaga demikian juga mitra lainnya di daerah,” terang Nauw.   

Pada kesempatan itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat Papua Barat, khususnya masyarakat yang mendiami bantaran-bantaran sungai, pertama memasuki musim penghujan, maka diharapkan tetap waspada dan siaga.

Dimana, kata dia, ketika terjadi hujan sudah harus ada respon dari masyarakat sendiri guna mengantisipasi datangnya bencana banjir. Misalnya, seperti di Teluk Wondama biasanya terjadi banjir bandang yang diikuti dengan sedimen yang berlebih, sehingga itu menjadi ancaman yang besar, tandas Nauw.

Sementara itu, Pengamat Meteorologi dan Geofisika, Stasiun BMKG Papua Barat, Wendel Pattipeilohi mengatakan, prosepek dan prakiraan cuaca dan iklim kedepan di Papua Barat secara khusus dapat dilihat di Manokwari.

Dimana, kata dia, saat ini wilayah Manokwari mengalami masa transisi cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Dimana, akan terjadi puncak musim hujan di Desember 2022-Januari 2023 yang di pada November.

“Jadi pembentukan koordinasi lintas sektoral bagi saya cukup penting sekali guna menghadapi perbedaan musim di Papua Barat,” ujar Pattipeilohi kepada wartawan disela – sela apel bersama, kemarin.

Menurut Pattipeilohi, perbedaan pala curah hujan di Papua Barat sangatlah beragam. Jadi satu sisi di timur Papua Barat, baik Manokwari, Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak (Pegaf) pola curah hujannya berbeda dengan sisi barat Papua Barat seperti di Sorong dan sekitarnya.

BACA JUGA: Potensi Pertanian di Pegaf Belum Dikelola Secara Maksimal

Berdasarkan normal curah hujan, kata dia, dipertangahan tahun Juni, Juli, Agustus dan September curah hujannya tinggi. Sedangkan, di Manokwari curah hujannya rendah sementara di akhir tahun biasanya curah hujannya mulai tinggi lagi.

“Jadi memang kompleks sekali kalau kita bicara masalah cuaca dan iklim di Papua Barat,” singkat Pattipeilohi. 

Dari data yang berhasil dihimpun Tabura Pos, Satgas Penanggulangan Bencana BWS Papua Barat telah menyiapkan sejumlah peralatan menghapi bencana fenomena alam diantaranya, 3 unit exsavator yang didistribusikan ke Manokwari, Sorong dan Teluk Wondama. Lalu, Drump Struk satu unit dalam keadaan baik yang berada di Manokwari, pompa jenis alkon sebanyak 10 unit.

Kemudian bahan pendukung lainnya berupa, bahan kawat bronjong sebanyak 7.539 buah, Geobag sebanyak 2.600 buah dengan kondisi baik yang berada di worshop Manokwari. [FSM-R1]

Previous Post

Potensi Pertanian di Pegaf Belum Dikelola Secara Maksimal

Next Post

BWS Papua Barat Diberikan Rp. 53 Miliar Tangani Banjir Sorong

Next Post
Apel Bersama Kesiapsiagaaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

BWS Papua Barat Diberikan Rp. 53 Miliar Tangani Banjir Sorong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!