Oransbari, TP – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Paulus Waterpauw menyatakan sikapnya mendukung penuh pengembangan perkebunan kakao sebagai komoditi unggulan di Kabupaten Manokwari Selatan.
Dikatakan Waterpauw, Pemerintah Provinsi Papua Barat (Pemprov PB) mendukung penuh pengembangan pertanian kakao sebagai produk unggulan di Kabupaten Mansel.
Menurut dia, selain Pemerintah daerah, lembaga perbankan, BUMN dan BUMD yang ada di daerah juga harus turut bersinergi dengan Pemerintah daerah membantu petani lokal atau masyarakat dalam pengembangan perkebunan kakao dan pertanian holtikultura guna mengantisipasi krisis pangan kedepan.
“Tolong jalang bermalas-malasan, kitong bangkit, kasi tahu semua orang yang punya tanah kosong dipekarangan rumah supaya bisa dimanfaatkan sebagai kebun holtikultura. Soal bibit bisa di ambil dari Provinsi,” pinta Waterpauw.
Dirinya mengaku, Pemprov Papua Barat sudah memulai mencanangkan penanaman bibit tanaman holtikultura dengan memanfaatkan pekarangan kosong milik masyarakat. Untuk itu, Pemerintah dan masyarakat Mansel pun sudah harus memulai penanaman bibit tanaman hortikultura.
Ia menambahkan, selain bertujuan untuk ketahanan pangan atau mengatasi krisis pangan, Pemerintah daerah bisa berinovasi menjadikan perkebunan masyarakat sebagai kawasan eko wisata, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih dari lahan yang mereka garap sendiri.
Orang nomor satu di jajaran Pemprov Papua Barat ini menekankan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menjadi motor penggerak bagi masyarakat, untuk membangkitkan semangat masyarakat supaya mau bertani atau memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam.
“Kalau kita lakukan semua ini dengan baik, Saya yakin dan percaya, suatu kita akan menjadi tuan di atas tanah ini,” pungkas Waterpauw. [BOM-R3]




















