MANOKWARI, TABURAPOS.CO – Pemuda Kampung Kwok II Distrik Hingk, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Udir A. Saiba meminta pemerintah kabupaten Pegaf dapat memberikan perhatian khusus kepada dunia pendidikan terutama pendidikan dasar.
Dirinya melihat, sejauh ini belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan di Pegaf, baik dari sisi infrastruktur maupun dari sarana dan prasarana pembelajaran.
“Di kampung Kwok II Distrik Hingk tidak ada sekolah dasar, pada hal jumlah penduduk terutama anak-anak cukup banyak. Karena, tidak ada sekolah dasar sehingga adik-adiknya di kampung Kwok II harus berjalan kurang lebih 2 kilometer hingga sampai ke SD Inpres 35 yang berlokasi di Kampung Kwok I,” terang Saiba saat bertandang ke Kantor Redaksi Harian Pagi Tabura Pos, Rabu (22/2/2023).
Menurutnya, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dari tingkat dasar harus diutamakan, karena apabila dasarnya sudah kuat, maka ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi akan lebih mudah untuk memahami ilmunya.
“Tahun lalu saya sempat liburan ke Kampung Kwok II, saya lihat adik-adik saya ke sekolah, adik-adik ini harus jalan kaki melalui jalan setapak dan medannya kami disana cukup terjal,” ujarnya berharap ada perhatian pemerintah untuk membangun infrastruktur SD di kampung Kwok II.
Udir melanjutkan, saat libur dirinya menyempatkan memberikan motivasi dan mengajar baca tulis dan hitung (calistung) bagi adik-adik di Kampung Kwok II. Berharap, melalui motivasi dan pelajaran singkat yang dirinya berikan dapat menambah ilmu bagi adik-adiknya agar tetap semangat dalam menempuh pendidikannya.
“Bagi saya suatu daerah akan maju jika SDMnya sudah siap, untuk itu sekali lagi saya berharap ada perhatian serius dari Pemda Pegaf pembangunan SDM di sana,”tandas Mahasiswa semester tiga Fakultas Kehutanan, Unipa, Manokwari. [FSM-R3]




















