• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home POLHUKRIM

Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Busana dan Sedang Hamil di Maruni Dinilai Janggal

TaburaPos by TaburaPos
05/04/2023
in POLHUKRIM
0
Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Busana dan Sedang Hamil di Maruni Dinilai Janggal

Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Nirwan Fakaubun

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TABURAPOS.CO – Penemuan mayat seorang perempuan tanpa busana dan sedang hamil berinisial R (30 tahun) di pantai Maruni, Distrik Manokwari Selatan (Mansel), Rabu (29/3), dianggap sebagian orang tidak wajar.

Warga yang melihat video yang beredar dan pemberitaan menduga kuat ada kejanggalan dalam penemuan mayat perempuan asal Jakarta tersebut.

Bahkan, ada yang menduga, apabila R merupakan korban pembunuhan apalagi saat ditemukan, korban dalam keadaan tanpa busana dan sedang hamil.

“Itu penyebabnya apa? Kalau bunuh diri, saya kira itu tidak mungkin, karena saat ditemukan, dia dalam keadaan telanjang,” kata salah satu warga yang enggan identitasnya dipublikasikan kepada Tabura Pos di Wosi, Manokwari, Kamis (30/3) malam.

Ia menilai, sangat tidak mungkin korban bunuh diri, tetapi yang dimungkinkan adalah korban menjadi korban dugaan pembunuhan.

“Misalkan dia mau bunuh diri, lalu pergi telanjang ke pantai, masa tidak ada yang melihat? Kalau ada yang lihat, paling juga orang tegur,” katanya.

Hal senada dikatakan warga lain, Henry. Ia menilai, penemuan mayat perempuan tanpa busana dan sedang hamil di pantai Maruni, tentu saja menimbulkan pertanyaan besar.

Menurut dia, meskipun korban seandainya sedang dalam tekanan, sangat tidak mungkin korban pergi ke pantai tanpa busana, lalu menghabisi dirinya sendiri dengan cara menenggelamkan diri ke laut.

Untuk itu, ia berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penemuan mayat perempuan tanpa busana dan sedang hamil, karena kasus ini menimbulkan pertanyaan besar.

“Jangan karena keluarga korban sudah menerima atas kematian anggota keluarganya, terus kasusnya juga dianggap selesai dan tidak diusut tuntas,” pintanya kepada Tabura Pos di Wosi, Jumat (31/3).

Untuk mengusut kasus tersebut, ia berpendapat, pihak kepolisian bisa memulainya dengan mencari handphone korban, lalu melihat siapa yang terakhir kali berkomunikasi dengan korban ini.

Sejumlah saksi yang dimintai keterangan di Polresta Manokwari, Jumat (31/3). TP/AND

Di samping itu, Henry juga berharap aparat kepolisian bisa menelusuri apakah korban ini sebelumnya dipekerjakan secara layak oleh perusahaan atau pemberi kerja, berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan atau tidak.

“Kan disebut korban ini pekerja swasta. Sekarang, dia ini punya BPJS dan hak-hak lain ka tidak? Kalau tidak, jangan sampai dia juga korban perdagangan orang seperti kasus perdagangan anak yang pernah terjadi di sana. Jadi, perusahaannya atau orang yang memberi kerja terhadap korban harus dimintai keterangan secara seksama terkait status pekerjaannya, di luar kasus penemuan mayat tersebut,” tandas Henry.

Menanggapi adanya kejanggalan dalam kasus penemuan mayat perempuan tanpa busana dan sedang hamil tersebut, Kapolresta Manokwari, Kombes Pol. R.B. Simangunsong melalui Kasat Reskrim, AKP Nirwan Fakaubun mengaku, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Ia menjelaskan, langkah awal yang sudah dilakukan sekarang dengan membuat laporan polisi (LP) model A ketika mayat ditemukan pada 29 Maret 2023.

Selanjutnya, jelas Fakaubun, jenazah yang ditemukan sudah dilakukan visum et repertum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat sesuai fakta yang ditemukan.

“Untuk hasil visum kita masih tunggu, belum dikirim,” jawab Fakaubun yang dikonfirmasi Tabura Pos di Polresta Manokwari, Jumat (31/3).

Menurut Kasat Reskrim, dalam proses penyelidikan, penyidik sudah meminta keterangan terhadap 8 saksi terkait riwayat hidup korban, kegiatan, dan siapa yang bertemu korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Dirinya mengatakan bahwa memang secara umum di tubuh korban ditemukan luka lecet, tetapi dari keterangan awal dokter yang menanganinya, luka lecet bisa disebabkan terkena benda tumpul.

“Luka ini bisa karena terkena gesekan batu karang waktu hanyut atau bisa juga terkena benda tumpul lain. Untuk saksi ada 8 orang yang sudah dimintai keterangan. Untuk dugaan sementara, kematian korban karena tenggelam, karena saat ditemukan, ada busa di hidung dan mulut,” ungkap Fakaubun.

Disinggung soal barang-barang milik korban, terang Fakaubun, ketika dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), hanya ditemukan sandal, tetapi diduga sandal tersebut bukan milik korban.

Sedangkan untuk barang lain, seperti pakaian korban, handphone dan lain sebagainya, kata Kasat Reskrim, memang belum ditemukan atau masih dicari.

“Untuk aktivitas korban saat hari itu, sempat bertemu beberapa temannya dan beberapa jam, sekitar 1 atau 2 jam korban sudah ditemukan meninggal,” jelas Kasat Reskrim.

Ditanya soal penilaian bahwa kasus penemuan mayat perempuan tanpa busana dan sedang hamil ini ada kejanggalan, tegas Fakaubun, prinsipnya, pihak kepolisian tetap bekerja sesuai prosedur dan alat bukti.

“Soal pandangan publik, itu mereka punya hak untuk berpendapat, tetapi kami akan mengumpulkan alat bukti untuk memastikan penyebab kematian korban. Memang, masih banyak barang bukti yang kami masih cari dan saksi penting untuk dimintai keterangan,” tandas Fakaubun.

Berdasarkan catatan Tabura Pos, mayat seorang perempuan tanpa busana dan sedang hamil 9 bulan, ditemukan warga mengambang di pantai Maruni, tepatnya di belakang Lokalisasi 55 Maruni, Manokwari, Rabu (29/3).

Mayat tersebut diketahui berinisial R, berusia 30 tahun, kelahiran Jakarta, bekerja sebagai pekerja swasta yang berdomisili di Perum 55 Maruni.

Mayat korban ditemukan meninggal oleh warga berinisial KP (28 tahun) dan E (22 tahun) ketika hendak mandi-mandi bersama teman-temannya.

Ketika tiba di pantai, saksi mengira yang dilihatnya adalah kayu yang sedang mengambang di pantai, tetapi setelah didekati, ternyata mayat seorang perempuan.

Selanjutnya, saksi menghubungi security dan meminta bantuan warga lain. Kemudian, mayat perempuan yang sedang hamil tua itu, dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat. [AND-R1]

Previous Post

Pemuda Asal Jayapura, Papua Ditangkap Beserta 1,1 Kg Ganja

Next Post

Jadi Pesta Demokrasi Bagi OAP, Wabup Minta Panitia dan Pengawas Pemilihan Anggota MRPB Kerja Jujur dan Adil

Next Post
Jadi Pesta Demokrasi Bagi OAP, Wabup Minta Panitia dan Pengawas Pemilihan Anggota MRPB Kerja Jujur dan Adil

Jadi Pesta Demokrasi Bagi OAP, Wabup Minta Panitia dan Pengawas Pemilihan Anggota MRPB Kerja Jujur dan Adil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!