Manokwari, TABURAPOS.CO – Pihak Satlantas Polresta Manokwari memastikan tidak ada lagi balapan liar selama Ramadan 1444 H.
Menurut Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Subhan S. Ohoimas melalui Kanit Turjawali, Ipda Lafit Soming mengatakan, pihaknya selama Ramadan secara rutin melakukan patroli dan mengatur arus lalu lintas.
Diakuinya, salah satu yang menjadi perhatian Satlantas yakni aksi balapan liar. Perhatian, kata dia, lantaran bisa mengganggu masyarakat yang sedang beribadah maupun yang ingin beraktivitas.
Di samping itu, ia menegaskan, balapan liar cukup membahayakan diri sendiri maupun orang laon, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Soming mengakui, balapan liar memang masih ditemukan pada hari pertama pelaksanaan Ramadan, sehingga pihaknya mengamankan sepeda motor.
“Kita terus patroli, biasanya balapan liar dilakukan di Jl. Trikora, Wosi setelah sholat subuh atau menjelang pagi,” kata Soming kepada Tabura Pos di Polresta Manokwari, kemarin.
Ia menerangkan, apabila ada yang dicurigai atau sedang kumpul-kumpul untuk balapan liar, maka pihaknya akan membubarkan dan menyuruh mereka untuk pulang.
Ia mengimbau para orangtua, keluarga, dan masyarakat untuk memperhatikan anak-anaknya agar tidak melakukan aksi yang membahayakan dan merugikan diri sendiri maupun orang lain, seperti balapan liar.
Soming juga meminta masyarakat mengutamakan faktor keselamatan ketika berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di Manokwari.
“Jadikan bulan Ramadan mencari pahala, meningkatkan keimanan, dan ketaqwaan, bukan mencari hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri atau orang lain,” tandas Kanit Turjawali. [AND-R1]




















