• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home PAPUA BARAT

Kunker di Distrik Kamundan, Filep Wamafma Terima Aspirasi Krisis Air Bersih

TaburaPos by TaburaPos
28/04/2023
in PAPUA BARAT
0
Kunker di Distrik Kamundan, Filep Wamafma Terima Aspirasi Krisis Air Bersih

Anggota DPD-RI, Filep Wamafma saat disambut masyarakat Distrik Kamundan, Teluk Bintuni, ketika melakukan kunker, Rabu (19/4/2023). [IST]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TABURAPOS.CO – Anggota DPD-RI Perwakilan Papua Barat, Filep Wamafma melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Distrik Kamundan, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (19/4/2023).

Untuk sampai di Distrik Kamundan, Wamafma yang didamping stafnya harus menyeberang laut menumpangi speed boat kurang lebih sekitar 3 jalan perjalan hingga tiba di distrik tersebut yang berbatasan dengan Kabupaten Sorong Selatan (Soresel) Provinsi Papua Barat Daya.

Kehadiran Wamafma disambut hangat Kepala Distrik Kamundan, lima kepala kampung, kepala suku, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan serta anak-anak asli Kamundan.

Dalam kunker itu, Kepala Distrik Kamundan, Muharam Braweri mengungkapkan sejumlah persoalan yang dialami masyarakatnya. Salah satu diantaranya, masalah krisis air bersih.

Menurut Braweri, sakin krisis air bersih membuat masyarakat Kamundan hanya bisa menunggu datangnya turun hujan dan memakai air hujan tersebut memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dikatakan Braweri, meskipun Kamundan dikelilingi sejumlah sungai, namun air sungai itu tidak layak untuk digunakan, sebab dikhawatirkan akan menimbulkan masalah kesehatan.

“Kami hanya minum air hujan tanpa minum air bersih lainnya. Meskipun kami disini banyak sungai, tapi air ini tidak layak minum, kondisi air tidak menjamin kesehatan bagi masyarakat kami,” kata Braweri dalam perss release yang diterima Tabura Pos vi WhatsApp grup, Kamis (21/4/2023).

Untuk itu, kata Braweri, dengan kehadiran Filep Wamafma di Distrik Kamundan, diharapkan dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kamundan terkait krisis air bersih kepada pemerintah daerah, provinsi dan pihak terkait. 

“Kami tidak dapat berbuat apa-apa, karena keterbatasan dukungan dana untuk menyediakan air bersih guna memenuhi kebutuham masyarakat kita disini,” tandas Braweri.

Anggota DPD-RI, Filep Wamafma saat disambut masyarakat Distrik Kamundan, Teluk Bintuni, ketika melakukan kunker, Rabu (19/4/2023). [IST]

Menanggapi aspirasi itu, Filep Wamafma mengaku, sangat perihatin terhadap kondisi masyarakat Komundan yang harus menggunakan air hujan memenuhui kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

Menurut Wamafma, air bersih adalah kebutuhan pokok manusia dalam kehidupan sehari-hari sekaligus untuk menjaga kesehatan.

Pada kesempatan itu, Wamafma mempertanyakan perusahan maupun industri hulu migas yang beroperasi di daerah Kamundan. Bahkan, bisa menggunakan air besih melalui proses penyaringan air, namun masyarakat pemilik hak ulayat kesulitan mendapatkan air bersih.

“Artinya ketika perusahaan menikmati air bersih dengan teknologi modern, dengan penyaringan air laut dan air kali untuk bisa diproses hingga dapat dikonsumsi. Kenapa? masyarakat tidak diberikan solusi seperti itu,” kata Wamafma.

Sebagai wakil rakyat, tentunya Wamafma mempertanyakan keberpihakan pihak perusahan terhadap masyarakat Kamundan.

Untuk itu, Wamafma mengaku, akan menindaklanjuti aspirasi krisis air bersih tersebut kepada pihak terkait dengan harapan, ada solusi yang dapat diupayakan guna menjawab persoalan krisis air bersih di Distrik Kamundan. [*FSM]

Previous Post

Lapas Kelas II B dan LPP Manokwari akan Dibentuk Satu TPS Khusus

Next Post

Sekda Minta OPD Segera Selesaikan Program Fisik dan Jangan Menumpuk

Next Post
Sekda Minta OPD Segera Selesaikan Program Fisik dan Jangan Menumpuk

Sekda Minta OPD Segera Selesaikan Program Fisik dan Jangan Menumpuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!