Manokwari, TABURAPOS.CO – Executive Committee (Exco) Partai Buruh Provinsi Papua Barat telah mempersiapkan mesin partainya untuk bertarung pada pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang.
Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Papua Barat, Jhon A. Pangetti mengatakan, pihaknya telah mengikuti tahapan-tahapan yang dilakukan KPU baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Pangetti mengatakan, proses penjaringan hingga penetapan bakal calon legislatif ditingkat partai sudah dilakukan dan pihaknya akan mengikuti tahapan lanjutan di KPU Provinsi dan Kabupaten.
“Kami sudah seleksi dengan penjaringan dan mendapatkan 35 caleg tingkat DPR Provinsi serta 150 caleg DPRD ditingkat kabupaten. Dalam waktu dekat, caleg kami sudah mendaftar di KPU,” terang Pangetti kepada Tabura Pos di Sekretariat Exco Partai Buruh Papua Barat, Senin (1/5/2023).
Lebih lanjut, kata Pangetti, dalam seleksi dan penjaringan bakal caleg, pihaknya fokus terhadap kualitas caleg, idiologi partai buruh, elektabilitas, popularitas, basis massa dari caleg dan pernyataan loyalitas kepada partai buruh.
“Dalam pendaftaran sebagai caleg di Partai Buruh tidak adanya biaya sepersen pun atau mahar. Dari pusat -daerah tidak ada pungutan. Ini adalah partai buruh yang didirikan untuk kelas pekerja, maka tidak ada mahar,” tegas Pangetti.
Ditambahkan Pangetti, tidak mendahului yang maha kuasa, tapi pihaknya menargetkan empat kursi legislatif di DPR Papua Barat, lima kursi di DPRD Manokwari, dan dua kursi di enam kabupaten lainnya di wilayah Papua Barat.
Disinggung terkait optimisme Partai Buruh untuk mendapatkan kursi di provinsi dan kabupaten, terang Pangetti, berbicara terkait buruh, sudah ada basis buruh disetiap perusahaan.
“Di serikat buruh sudah ada basis massa, masyarakat kita sudah memahami, kadang ada partai datang momentum pemilu mengaku memperjuangkan nasip rakyat, ternyata bohong. Kami sudah konsolidasi ditingkat rakyat, maka inilah yang menjadi dasar bagi kami untuk menargetkan kursi di Pileg 2024,” tandas Pangetti. [FSM-R3]




















