Manokwari, TABURAPOS.CO – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Manokwari, mengubah sistem pendaftaran penerimaan peserta didik baru bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK) tahun ajaran 2023/2024.
Di mana, pendaftaran penerima peserta didik baru tahun ini, panitianya dikembalikan ke sekolah masing-masing, tidak sama seperti tahun sebelumnya yang masih berada di dinas.
“Untuk penerimaan peserta didik baru khususnya untuk SMA, SMK tahun ini penerimaannya terpusat dilakukan di sekolah masing-masing, tidak di dinas pendidikan lagi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Marthinus Dowansiba kepada wartawan usai mengikuti apel gabungan di halaman Kantor Bupati, Senin (5/6).
Dowansiba menerangkan meskipun panitianya dikembalikan ke sekolah masing-masing, namun penerimaan peserta didik baru tetap menggunakan sistem online dan off line, serta zonasi bagi SMA.
“Khusus SMA tetap gunakan sistem zonasi sedangkan SMK tidak, karena itu mengacu pada kejuruan atau keahlian, sehingga tidak dibatasi. Penerimaan juga secara online maupun off line. Off line untuk yang tidak punya handphone android dan sebagainya,” jelas Dowansiba lebih lanjut.
Lanjut Dowansiba, persiapan pendaftaran penerimaan peserta didik baru tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2023/2024, Dinas Pendidikan bersama sekolah baru sebatas menyepakati sistem pendaftarannya, sedangkan waktu kapan dimulai pendaftaran, belum diputuskan.
“Untuk waktunya kami dari dinas belum rapat teknis untuk tentukan waktu, kemungkinan akhir bulan dan sekolah sudah mempersiapkan mekanismenya seperti apa itu sekolah yang mengatur,” ungkap Dowansiba.
Dowansiba berharap dengan dikembalikannya panitia penerimaan peserta didik baru ke sekolah, tidak lagi terjadi permasalahan maupun kendala seperti tahun-tahun sebelumnya. [SDR-R4]




















