Manokwari, TABURAPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak berkolaborasi mengerjakan pembangunan ruas jalan kurang lebih 4 kilometer menuju bandara udara Siboru, Fakfak.
Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat, Najamudin Bennu mengatakan, tahun lalu Pemkab Fakfak mengalami kesulitan untuk pembangunan ruas jalan menuju bandar udara Siboru sepanjang kurang lebih 4 kilometer.
Najamudin menjelaskan, dari rencana anggaran pembangunan kebutuhan jalan tersebut, kurang lebih Rp. 35 miliar dan sudah dialokasikan dalam pengusulan APBD Papua Barat tahun berjalan.
Hanya saja, kata dia, dengan adanya pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Papua Barat Daya dari Provinsi Induk, sehingga anggaran yang disetujui sekiat Rp. 20 miliar lebih yang diperuntukan untuk pembangunan jalan sekitar 2 kilometer.
Kemudian, sisa kurang lebih 1,8 kilometer lebih akan ditangani oleh Pemkab Fakfak, dan lanjut Najamuddin pekerjaan tersebut sedang berjalan.
“Khusus dari provinsi sudah melakukan kegiatan pengaspalan kurang lebih 1 kilometer. Sehingga kita hanya membutuhkan waktu 3 sampai 4 hari untuk finishing pekerjaan,” kata Najamudin kepada para wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat pekan lalu.
Untuk itu, dirinya berharap, Pemkab Fakfak dapat segera menangani pekerjaan sisa kurang lebih 1 kilometer sebelum Presiden RI berkunjung ke Kabupaten Fakfak.
Ia menambahkan, ruas jalan bandara Siboru pembangunannya dari arah batas kota ke bandara Siboru. Pihaknya berupaya agar pekerjaan pembangunan dapat diselesaikan sebelum kunker Presiden ke Fakfak.
“Mudah-mudahan tidak ada kendala di lapangan. Untuk material sudah siap semuanya, tapi dari target yang ada kita berupaya dapat diselesaikan minggu ini,” tandas Najamudin. [FSM-R3]




















