Manokwari,TABURAPOS.CO – Bupati Manokwari, Hermus Indou akan mengevaluasi angka partisipasi sekolah di Manokwari, mulai dari SD sampai SMA/SMK.
Bupati mengatakan, evaluasi dilakukan untuk memastikan pendidikan dasar di Manokwari dirasakan semua anak-anak usia sekolah.
Bupati mengungkapkan, pendidikan merupakan landasan yang memiliki pengaruh positif yang kuat, sehingga anak-anak usia sekolah harus dipastikan menerima pendidikan dasar.
“Kita akan pastikan anak-anak kita yang lulus SD jangan lagi diajar untuk membaca di SMP, SMA dan seterusnya. Minimal kompetensi dasar dari anak-anak kita harus bisa tuntas,” ujar Bupati saat bertemu dengan para pengurus kelompok kegiatan guru (KKG) Gugus tingkat SD di Aula SD Inpres 12 Prafi, Selasa (12/12).
Untuk memastikan itu semua, Bupati meminta para sekolah dapat memberikan data jumlah anak yang lulus SD yang melanjutkan pendidikan ke SMP. Begitu juga dengan data anak-anak SMP yang lulus yang melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA/SMK sederajat.
“Ini harus di data dan dilaporkan kepada kita. Karena kita akan mengukur angka partisipasi sekolah untuk setiap tingkatan pendidikan,” terang Bupati.
Bupati yakin, melalui mekanisme tersebut Pemkab Manokwari dapat mengetahui tingkat partisipasi anak usia sekolah di Manokwari.
“Dengan data, kita bisa tahu presentasenya anak-anak yang tamat SD, berapa yang bisa melanjutkan sekolah ke SMP dan berapa yang tidak. Dengan begitu kita bisa pastikan tidak ada yang putus sekolah,” ungkap Bupati.
Bupati berharap, data yang nantinya diberikan setiap sekolah real apa adanya, sehingga bila terdapat anak yang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan lanjutan dari SMP dan SMA, menjadi tanggung jawab bersama untuk menelurusi penyebabnya dan segera diambil dan dicari solusinya.
Di samping itu, orang nomor satu dijajaran Pemkab Manokwari ini meminta semua dikoordinasikan secara berjenjang dari sekolah, dinas dan pemerintah, agar tidak ada anak yang tidak sekolah.
“Kita berharap anak-anak kita yang lulus SD bisa melanjutkn ke SD, begitu juga yang dari SMP yang melanjutkan ke SMA dan SMK. Saya berharap, Dinas Pendidikan bisa melaporkan datanya sehingga kita bisa mengukur angka partisipasi sekolah di Manokwari,” tandas Bupati. [SDR-R3]





















