Manokwari, TABURAPOS.CO – Puluhan rumah warga dan fasilitas umum di wilayah transmigrasi lokal, Kampung Meyes, Distrik Manokwari Utara (Pantura) dan Kampung Aurmeos, Distrik Masni, akhirnya bisa menikmati listrik.
Layanan listrik dapat dinikmati setelah instalasi listrik terpasang melalui program Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Manokwari bekerja sama dengan PLN UPT Cabang Manokwari.
Kepala Disnakertrans Manokwari, Yusak Dowansiba melaporkan, pemasangan instalasi listrik bersumber dari APBD 2023, untuk memenuhi kebutuhan penerangan bagi masyarakat di wilayah transmigrasi lokal.
Ia menyebutkan, di wilayah transmigrasi lokal Kampung Meyes terdapat 55 rumah dan 5 fasilitas umum, sedangkan di Kampung Aurmeos sebanyak 4 fasilitas umum.
“Jumlah total yaitu sebanyak 64-unit pemasangan meteran listrik di wilayah transmigrasi lokal di dua Kampung Meyes dan Aurmeos,” jelasnya.

Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, pemasangan meteran listrik ini merupakan wujud komitmen pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dari pemerintah daerah.
“Kita tidak hanya membangun di kota, tetapi juga di kampung-kampung. Pemerintah selalu mengindentifikasi kebutuhan di setiap kampung, tentu dalam upaya sama-sama kita membangun dan kesejahteraan masyarakat kita wujudkan,” jelas Bupati saat meresmikan meteran listrik yang dipusatkan di Kampung Meyes, kemarin.
Bupati menambahkan, listrik sekarang menjadi kebutuhan utama masyarakat, sehingga pemerintah daerah akan terus berusaha agar semua daerah bisa merasakan pelayanan listrik.
“Saya pikir ini manfaat baik kita yang terima. Kedepan, tentu pemerintah akan melihat kampung mana lagi yang listrik belum masuk akan dibantu, diprogramkan lagi tahun depan. Kita bertahap sampai semua rumah mendapatkan listrik yang baik,” pungkas Bupati.
Kepala Kampung Meyes, Niko Salabai menuturkan selama 9 tahun warga belum menikmati listrik. Dengan dipasangnya meteran, akhirnya penantian selama 9 tahun bisa merasakan listrik.
“Di sini ada 110 kepala keluarga dari latar belakang yang berbeda tetapi tetap hidup rukun dan saling menerima. [SDR-R3]




















