
Ransiki, TP – Kebutuhan tenaga kesehatan dan dokter spesialis masih menjadi kebutuhan utama di RSUD Elia Waran. Hal itu untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat di RSUD Elia Waran.
Direktur RSUD Elia Waran, dr. Paulinus Sayori menuturkan, pelayanan kepada masyarakat dim rumah sakit sedianya memang sudah membaik.
Namun, yang jadi kendala PPPK nakes yang kemarin baru terima SK mereka dikembalikan ke puskesmas sesuai penempatan.
“Dari 188 nakes, ada 13 nakes yang kembali ke puskesmas, sehingga mengurangi jumlah nakes,” ujar dr. Paulinus Sayori, kepada Tabura Pos di Ransiki, belum lama ini.
Ia mengungkapkan, untuk kebutuhan tenaga dokter, sekarang sudah ada dokter umum, penyakit dalam, bedah, patalogi klinik. Untuk dokter spesialis anak sudah masukan lamaran tinggal menunggu untuk memulai bertugas.
Sedangkan, dokter obgyn, radiologi dan dokter anestesi sampai sekarang masih dicari karena menjadi kebutuhan utama di RSUD Elia Waran.
Sambung Sayori, pihaknya masih membuka peluang bagi dokter yang mau mengabdi di RSUD Elia Waran untuk Pemerintah Kabupaten Mansel
Diaukinya, lowongan untuk dokter anestesi sudah dibuka sejak tahun lalu, tetapi sampai sekarang belum ada yang berminat mendaftar sebagai dokter anestesi di RSUD Elia Waran.
Menurutnya, karena RSUD Elia Waran Tipe-C maka setidaknya dokter spesialis anak dan obgyn harus ada.
Mengenai dokumen pendukung untuk akreditasi pelayanan, Sayori menerangkan, semua persyaratan dokumen sudah dikirim ke Kemenkes tinggal menunggu hasil penilaian. Bahkan, RSUD Elia Waran kini sudah memiliki SOP yang jelas untuk standar pelayanan.
Sayori menyatakan, supaya petugas bisa bekerja sesuai standar, maka harus ada pendampingan, pelatihan dan sosialisasi kepada nakes terkait aturan dan standar pelayanan yang sesuai SOP, sehingga nakes bisa bekerja sesuai dengan SOP yang ditentukan.
Sedangkan untuk ruangan OK, sudah memenuhi syarat karena peralatan pendukung semua sudah tersedia, hanya perlu adanya penambahan SDM.
Dirinya pun berharap, ada penambahan nakes untuk RSUD Elia Waran, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih baik dan lebih maksimal. [BOM-R4]