Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pegunungan Arfak (Pegaf) telah menyerahkan surat permohonan Bupati Pegaf kepada Menpan RB tentang afirmasi optimalisasi formasi CPNS Tahun 2024 yang kosong atau tidak diisi oleh pelamar.
Surat permohonan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Pegaf, Marinus Mandacan didampingi oleh Sekda Pegaf, Ever Dowansiba dan Kepala BKPSDM Pegaf, Edward Dowansiba.
Kepala BPSDM Pegaf, Edward Dowansiba mengungkapkan, tujuan penyerahan surat permohonan tersebut agar ada optimalisasi formasi sehingga peserta yang tidak lulus SKB bisa diakomodir dalam formasi yang kosong tersebut sehingga status mereka bisa dinyatakan lulus.
Edward mengimbau kepada para pencari kerja di Pegaf yang tidak lulus dalam SKB untuk bersabar menunggu kepastian adanya jalan keluar.
“Mohon bersabar kami sudah berusaha sampaikan ke Menpan RB namun secara aturan dan UU ASN yang tidak lulus SKD tidak bisa dilakukan optimalisasi jadi akan diusulkan di formasi berikutnya,” ungkap Edward melalui siaran persnya yang diterima Tabura Pos, Sabtu (25/01).
Menurutnya, berkaitan dengan surat permohonan yang disampaikan kepada Menpan RB, pihaknya berharap sebelum masa berakhir Bupati dan wakil Bupati Pegaf, formasi tambahan sudah bisa diserahkan kepada Pemda Pegaf dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
“277 formasi kosong sedangkan yang diusulkan sesuai peserta yang tidak lulus SKB sebanyak 230 peserta, menunggu surat penetapan Menpan RB langsung diangkat untuk pengusulan NIP karena mereka sudah ikut tes SKD dan SKB, tidak perlu untuk ikut tes ulang lagi,” pungkasnya. [*AND-R6]




















