Sorong, TP – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bogenfil Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong baru-baru ini melaunching Program Pendidikan Keterampilan Menyablon sekaligus mengadakan pelatihan menyablon bagi para Pengelola dan Tutor PKBM Bogenfil.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis yang nantinya akan digunakan untuk mengajari warga belajar baru yang akan mendaftar di tahun ajaran 2025/2026 mendatang.
Kepala PKBM Bogenfil, Ardian Eko Sajaril mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama sehari penuh. Di mana launching kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (Kabid PAUD dan PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan menyablon yang diikuti oleh para pengelola PKBM dan Tutor dengan sangat antusias. Dalam pelatihan tersebut pengelola PKBM dan Tutor diajarkan teknik dasar menyablon, mulai dari persiapan alat dan bahan, desain grafis, hingga proses pencetakan kaos secara mandiri.
Dikatakan Dian, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi tenaga pendidik, tidak hanya pengetahuan tetapi ketrampilannya juga.
“Kami ingin memberikan program pendidikan keterampilan yang aplikatif sehingga Warga Belajar nantinya dapat mengembangkan potensi diri dan, jika memungkinkan, memulai usaha kecil-kecilan di bidang sablon,” ujar Dian kepada Tabura Pos, Minggu (23/2/2025).
Melalui program pendidikan keterampilan menyablon tersebut, lanjut Dian, pihaknya berharap seluruh Warga Belajar bisa menerima manfaat positif. Baik dalam meningkatkan keterampilan pribadi maupun membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

“Sebagai bentuk konsistensi kami dalam mengembangkan keterampilan para Warga Belajar, PKBM Bogenfil berencana untuk terus menghadirkan program-program serupa di masa mendatang,” sambung Dian.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Walansendo S.H. Morin menambahkan, bahwa program keterampilan/ life skill merupakan rohnya PKBM. Sehingga sudah seharusnya program ketrampilan tersebut mendapat support dan dukungan dari perhatian dari pemerintah.
Ke depan, pihaknya juga berkomitmen membantu PKBM Bogenfil untuk dapat mengembangkan dan membuka program keterampilan serupa yang diminati oleh Warga Belajar. Sehingga dengan keterampilan yang dimiliki Warga Belajar nantinya dapat manfaatkan peluang usaha.

“Melalui program ini, saya berharap pemerintah daerah dapat melihat dan mendukung penuh PKBM Bogenfil dari segi finansial maupun bantuan fisik guna mengembangkan dan membuka program keterampilan baru sesuai dengan minat dan bakat Warga Belajar di Kabupaten Sorong. Selain itu, saya juga berharap PKBM PKBM yang ada di Kabupaten Sorong jfapat mencontoh PKBM Bogenfil untuk terus maju dan berkreasi untuk memajukan dunia pendidikan secara merata di lingkungan daerah Papua Barat Daya secara khusus Kabupaten Sorong,” pungkasnya. (CR24)