Manokwari, TP – Perjuangan ini cukup panjang, melelahkan tetapi membutuhkan tenaga yang besar. Perjuangan ini cukup panjang, artinya dengan jeda waktu istirahat kurang lebih 3 tahun.
Hal ini dikatakan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan usai tiba di kediaman pribadinya di Mandopi, Manokwari, Rabu (5/3/2025).
Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena hanya DoaMu dan DoaKu, Tuhan mendengar dan menjawabnya.
Sekali lagi, kata Gubernur Mandacan, secara pribadi keluarga dan pasangannya Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih untuk semua dukungan terutama yang menjemput dirinya bersama wakil gubernur dari bandara hingga tiba di kediaman pribadinya di Mandopi dengan selamat dan sukacita.
“Saya belum bisa sampaikan sambutan, nanti acaranya di Kantor Gubernur baru saya memberikan sambutan. Disini saya hanya sampaikan terima kasih banyak dengan rasa syukur dan suka cita,” kata Mandacan saat tiba di Kediaman Mandopi, Rabu (5/3/2025).
Dikatakan mandacan, dari awal dirinya sudah percaya dan mengimani bawa dengan doa pribadi, doa istri dan anak-anak dan doa keluarga, doa bapak ibu sekalian dan pasti Tuhan dengar dan menjawab.
“DoaMu sudah dikabulkan, doaMu menang, menang dan menang. Sekali lagi, terima kasih atas semua dukungan terutama doa bapak ibu sekalian,” tandas Mandacan.

Wakil Gubernur Papua Barat, Muhammad Lakotani mengatakan, setelah dilantik, Gubernur harus berangkat ke Magelang untuk pembekalan guna melaksanakan tugas selama 5 tahun kedepan.
Disana, Gubernur mendapatkan materi dari para menteri, baik menteri koordinator, menteri urusan sektor dan hingga terakhir Gubernur mendapatkan arahan umum dari Presiden Indonesia dan kembali ke Jakarta dan tiba di Manokwari.
“Inilah semua perjalanan yang telah kita lewati, tentunya semua perjalanan ada ujungnya. Perjuangan untuk kembali ke posisi ini tentunya ada yang menilai ini ringan saja, karena tidak ada lawan,” terang Lakotani.
Membangun dengan hati, mempersatukan dengan kasih. “Saya kira ini komitmen yang luar biasa dan marilah kita semua bergandengan tangan untuk agenda-agenda lima tahun kedepan,” ujar Lakotani.
Tentunya, kata Lakotani, memimpin Papua Barat membutuhkan dukungan dari semua pihak dan urusan teknis akan diserahkan kepada dinas-dinas teknis, tentunya dalam perjalanannya akan dilihat sesuai kompetensi masing-masing.
“Terima kasih atas jerihpayah, dukungan dan kerja-kerja yang sudah kita lakukan bersama-sama beberapa bulan dan masa menunggu yang cukup melelahkan tapi, semua indah pada waktunya, marilah kita mengawali hari dengan rasa Syukur kepada Tuhan,” tandas Lakotani. [FSM]




















