Manokwari, TP – Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat periode 2025-2030, Dominggus Mandacan-Muhammad Lakotani (DoaMu) didampingi sang istri Ny. Yuliana Mandacan dan Ny. Lani Lakotani telah tiba di Bandara Udara Rendani Manokwari, Rabu (5/3/2025) pukul 08.00 WIT.
Pantauan Tabura Pos, kedatangan pasangan DoaMu disambut dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ali Baham Temongmere dan Bupati Manokwari, Hermus Indouw bersama para pejabat di lingkungan Pemprov Papua Barat.
“Lapor, kondisi pemerintahan saat ini di Provinsi Papua Barat berjalan aman dan lancar. Pemerintah dan masyarakat Papua Barat siap menerima kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat,” kata Temongmere saat menyambut Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat di Bandara Udara Rendani Manokwari.
Usai memberikan laporan kondisi pemerintahan di Papua Barat, dilanjutkan dengan penyambutan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Partai Politik (parpol) pengusung dan masyarakat Papua Barat.

Setelah keluar dari ruang VIP Bandara Udara Manokwari, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat disambut oleh Aliansi Masyarakat Adat Papua (AMAP) dari 7 Wilayah Adat di Papua Barat dan para Kepala Suku Nusantara di Papua Barat.
Didepan ruang VIP, Perwakilan Keluarga Besar Barend Mandacan, Demianus Mandacan turut menyambut Gubernur Papua Barat, Dominggu Mandacan dengan menyerahkan ‘parang’ sebagai tanda untuk membersihkan kebun yang sudah lama ditinggalkan.
Proses adat yang berikut dilakukan keluarga besar Waropen di Manokwari dengan menyerahkan manik-manik yang dikalungkan dan penyerahan noken kepada Ny. Yuliana Mandacan.

Selanjutnya, masyarakat adat Kaimana melakukan proses adat kepada Wakil Gubernur Papua Barat, Muhammad Lakotani dan tutup dengan penyerahan kain tenun khas suku Buton Sulawesi Tenggara kepada masyarakat adat Botun kepada Ny. Lani Lakotani.
Usai dilakukan proses adat oleh 4 suku, gubernur melanjutkan perjalanan ke gedung gereja GKI Pengharapan Rendani. Saat itu gubernur didoakan oleh para pendeta dan melanjutkan perjalanan kembali ke kediaman di Mandopi. [FSM]




















