Manokwari, TP – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Muhamamd Syarifuddin berkunjung ke sekolah SD Yayasan Cahaya Papua Barat, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Senin (05/05).
Selain melihat langsung proses belajar mengajar di sekolah tersebut, Kajati juga menyerahkan bantuan makanan, minuman dan mainan kepada anak-anak, serta uang tunai kepada pihak Yayasan.
Kedatangan Kajati Papua Barat disambut antusiasi oleh pihak Yayasan, para guru dan seluruh siswa siswi.
Syarifuddin mengatakan, kunjungannya ke Yayasan untuk bersilaturahmi sekaligus melihat kondisi anak-anak secara langsung.
Menurut Syarifuddin, seiring berjalannya waktu, jumlah siswa SD di Yayasan tersebut terus bertambah dan siswa kelas VI akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
“Sedangkan di Yayasan kan belum ada SMP, ada SMP tapi jauh, ini jadi kendala juga nanti,” kata Syarifuddin kepada Tabura Pos di Yayasan Cahaya Papua Barat.
Syarifuddin mengungkapkan Yayasan Cahaya Papua Barat telah mendapatkan hibah tanah untuk pembangunan sekolah permanen mulai dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA.
Diharapkan rencana pembangunan tersebut bisa segera terwujud dan Kejati Papua Barat berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal agar pembangunan bisa dilakukan secepatnya mengingat jumlah siswa yang terus bertambah.
“Jadi kebutuhan ini bukan hanya sekolah tapi juga tenaga pengajar yang belum ada bantuan operasional dari pemerintah baik dari provinsi maupun Kabupaten. Semoga operasional sekolah bisa dianggarkan di APBD, kita harap Gubernur dan Bupati terketuk hatinya,” harap Syarifuddin.
Sementara itu, Pembina Yayasan Cahaya Papua Barat, Theresia Ngutra mengatakan, Yayasan Cahaya Papua Barat merupakan binaan Kajati Papua Barat dan kunjungan Kajati sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap Yayasan secara khusus dan terhadap pendidikan secara umum.
“Jadi beliau berkunjung karena rindu sama anak-anak karena sudah lama tidak kesini, kami juga kaget beliau datang mendadak,” kata Theresia.
“Beliau tadi serahkan bantuan. Beliau juga janji tetap akan bantu kami, beliau akan terus berkomunikasi dengan pemerintah agar bisa turut membantu kami,” kata Theresia menambahkan. [AND-R3]




















