Manokwari, TP – Sejumlah atlet Cabang Olahraga (Cabor) Bela Diri bersama ofisial mulai memasuki Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) KONI Papua Barat di salah satu hotel di Manokwari, Minggu, (21/9/2025).
Pelaksana TugaS (Plt) Ketua Umum KONI Papua Barat, Jhoni Saiba mengatakan, pihaknya secara resmi telah menerima para atlet dan ofisial Cabor Bela diri untuk menjalani Puslatda yang akan bertarung di PON Bela diri II Tahun 2025 di Kota Kudus, Provinsi Jawa Tengah, 11 – 26 Oktober 2025.
Dikatakan Saiba, para atlet dan ofisial akan menjalani puslatda yang dipusatkan di Manokwari kurang lebih selama tiga minggu kedepan.
“Ya, meskipun waktunya terbatas hanya tiga minggu, kami harapkan para atlet dan ofisial mendapatkan hasil yang membanggakan,” kata Saiba kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (22/9/2025).
Disinggung target KONI Papua Barat dalam ivent itu, Saiba menjawab, pihaknya belum bisa menentukan capaian target. Target akan dilihat dari hasil pemusatan pelatihan fisik yang sedang berjalan.
” Nanti dari proses latihan fisik yang sedang berjalan saat ini kami akan lihat, apa target yang akan diraih, cabor mana saja. Pasti kami akan sampaikan ke publik,” jelas Saiba.
Untuk saat ini, Saiba mengaku pihaknya masih terkendala dukungan dana untuk memastikan pelaksanaan Puslatda berjalan sesuai rencana. Meskipun demikian, lanjut Saiba, dengan semangat olahraga, pihaknya berupaya menampung para atlet dan ofisial dari 7 cabor untuk menjalani Puslatda.
Untuk itu, Saiba berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dalam hal ini gubernur guna menindaklanjuti program KONI Papua Barat.
“Program KONI Papua Barat ini untuk menjawab visi-misi pasangan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat, di bidang olahraga. Semoga Papua Barat kedepan lebih dikenal lebih khusus di bidang olahraga,” tandas Saiba.
Untuk diketahui, Tujuh cabor Bela Diri yang telah memasuki pemusatan latihan diantaranya, Persatuan Gulat seluruh Indonesia (PGSI), Persatuan Judo seluruh Indonesia (PJSI), Persatuan Jujitsu Indonesia (PBJI.
Kemudian, Ikatan Pencat Silat Indonesia (IPSI), Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (FORKI), Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (FERKEMI) dan Taekwondo Indonesia (TI). [FSM-R2]





















