Manokwari, TP – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Papua Barat, menyelenggarakan kejuaraan provinsi bulutangkis kelompok pemula se-Papua Barat tahun 2025.
Kelompok pemula dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ini yaitu usia 13 tahun, 15 tahun, dan 17 tahun, diikuti puluhan peserta dari dua Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Manokwari dan Kaimana.
Kejuaraan dipusatkan di GOR Utama resmi bergulir sejak Minggu, 28 September sampai 1 Oktober 2025, setelah dibuka Plt Ketua Umum KONI Papua Barat, Jhoni Saiba didampingi Ketua Pengprov PBSI Papua Barat, Dedy Sunandar.
Dedy melaporkan, Kejurprov bulutangkis kategori pemula se Papua Barat merupakan agenda rutin yang senantiasa dilaksanakan setiap tahun, dengan tujuan agar para atlet bisa berkembang dan mengambangkan kemampuannya.
“Tujuan kejuaraan ini besar harapan kami dapat melahirkan atlet yang berprestasi. Hampir di seluruh Indonesia Kejurprov di kelompok pemula dengan tujuan generasi ke depan agar mereka lebih berkembang,” ungkapnya.
Dedy mengatakan, para peserta yang berpartisipasi pada Kejurprov kelompok pemula se Papua Barat tahun 2025, semuanya sudah terdaftar di Sistem Informasi PBSI sekaligus mendapatkan nomor ID dari PBSI.
“Yang perlu digaris bawahi bahwa sesuai dengan petunjuk pimpinan pusat PBSI, atlet harus mendaftarkan di sistem informasi PBSI. Ini sangat penting, tujuannya agar tidak ada lagi perselisihan atlet, antar club, antar Pengkab maupun antar provinsi,” jelasnya.
Ketua Pengprov PBSI Papua Barat ini, mengungkapkan, di Papua Barat terdapat tujuh Pengkab PBSI. Tiga yang aktif yaitu Manokwari, Kaimana, serta Fakfak, dan yang baru terbentuk yaitu Pengkap PBSI Teluk Bintuni.

“Sedangkan yang lain, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, dan Pegunungan Arfak dalam proses pembentukan. Terakhir dari Pegaf sudah mengambil surat penunjukan Plt untuk melaksanakan Muscab,” jelasnya.
Dedy yang juga selaku ketua panitia, menyampaikan terima kasih kepada KONI Papua Barat dan Bank Papua atas kerjasama dan dukungannya sebagai sponsor.
“Junjung sportivitas dalam kejuaraan ini. Yang berprestasi dari sini, kita pupuk, kita bina karena tahun 2028 ada Pra PON. Kita akan seleksi lagi siapa yang terbaik akan kita masukan di tim PON Papua Barat,” tukasnya.
Sementara, Plt. Ketua Umum KONI Papua Barat, Jhoni Saiba berterima kasih atas partisipasi kerja sama pihak-pihak yang terlibat menyelenggarakan Kejurprov PBSI kelompok pemula ntuk pengembangan prestasi atlet.
Menurutnya, Kejurprov ini menjadi langkah awal untuk memajukan dan meningkatkan pembinaan bulutangkis di Papua Barat.
“Kejuaran ini bukan hanya sekedar kompetisi tapi sebagai ajang menggali dan meningkatkan kemampuan para atlet, mengenali kemampuan, teknis para atlet untuk menciptakan bibit-bibit unggul,” ujarnya .
Ia mengingatkan para atlet, wasit, dan pelatih menjunjung sportivitas selama Kejurprov, agar semua pertandingan berjalan lancar.
Joni Saiba menambahkan, KONI Papua Barat akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian serius kepada setiap pengprov guna pengembangan dan pembinaan para atletnya. [SDR-R4]




















