Jakarta, TP – Tahun Anggaran 2026, seluruh kabupaten di Indonesia akan mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Demikian ditegaskan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) RI, Maruar Sirait, saat mekakukan pertemuan bersama Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan,M.Si, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Pertemuan beragendakan pembahasan penyempurnaan data dan pemerataan program renovasi rumah nelalui BSPS itu turut dihadiri Bupati Penajam Paser Utara, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, Kepala BPS serta Anggota DPR RI Komisi V di Wisma Mandiri 2 Lantai 21, Jakarta, Kamis (4/11/2025).
Selain melaporkan penyelanggaraan pemerintahan daerah Provinsi Papua Barat. Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Barat juga menyampaikan dokumen terkait arah kebijakan pembangunan, pengembangan dan kawasa pemukiman di daerah Papua Barat.
Untuk memastikan program renovasi rumah melalui BSPS ini tepat sasaran, Badan Pusat Statistik (BPS) juga memberika dukungan penuh guna memastikan data terbaru termasuk data kemiskinan dan kondisi rumah dari Sensus Ekonomi 2026 menjadi dasar utama penyusunan target renovasi rumah.

“Papua dan Nusa Tenggara memiliki persentase penduduk miskin tertinggi. Ini harus menjadi perhatian khusus. Pemerintah pusat harus menunjukkan keberpihakan kepada wilayah yang sangat tertinggal, termasuk Papua dan NTT,” tegas Menteri PKP.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat mengungkapkan bahwa ketidakakuratan data selama ini turut disebabkan oleh keterbatasan petugas statistik di lapangan. Ia meminta pendataan ke depan memastikan seluruh desa terjangkau agar tidak merugikan daerah.[*Rls/K&K]




















