• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, April 8, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home DAERAH MANSEL

Delapan Murid SD Diduga Keracunan, Program MBG dari SPPG Ransiki Dihentikan Sementara

AdminTabura by AdminTabura
07/12/2025
in MANSEL, Uncategorized
0
Delapan Murid SD Diduga Keracunan, Program MBG dari SPPG Ransiki Dihentikan Sementara

Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, Kapolres Manokwari Selatan, AKBP Marzel Doni, memfasilitasi mediasi antara orang tua murid yang diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan siap saji Program MBG melalui SPPG Ransiki. Mediasi ini berlangsung di Kemiri-Sabri, menghadirkan pihak penyelenggara MBG dari SPPG Cabang Ransiki, Jumat (5/12) siang.

0
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ransiki, TP – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, S.IP, bersama Kapolres Mansel, AKBP Marzel Doni, memfasilitasi mediasi permasalahan dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan SPPG Cabang Ransiki.

Mediasi yang berlangsung di Kemiri-Sabri, menghadirkan pihak keluarga yang diduga menjadi korban keracunan makanan dan pihak penyelenggara MBG dari SPPG Cabang Ransiki, Jumat (5/12) siang.

Dalam mediasi, pihak keluarga melaporkan bahwa setelah anak-anaknya mengkonsumsi makanan MBG siap saji, anak -anak mereka mengalami pusing, muntah-muntah dan berak-berak.

Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, dalam mediasi itu para pihak bersepakat agar program MBG di SPPG Ransiki dihentikan sementara sembari menunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian dan hasil uji laboratorium dari sampel makanan siap saji yang diduga menjadi akar penyebab keracunan 8 pelajar SD Inpres 51 Sabri.

Bupati Mansel, Bernard Mandacan, dalam mediasi tersebut memerintahkan agar program MBG di SPPG Ransiki, dihentikan untuk sementara, sambil meminta pihak kepolisian untuk menelusuri penyebab dugaan keracunan yang di alami anak-anak Papua dari SD Inpres 51 Sabri.

Bupati meminta, pihak kepolisian bisa memanggil dan mengambil keterangan para staf SPPG Cabang Ransiki mulai dari petugas dapur sampai para sopir yang di tugaskan mengantar makanan, untuk menelusuri penyebab keracunan yang di alami anak-anak dari Kemiri.

Disamping itu, Bupati Mansel juga meminta supaya dilakukan evaluasi menyeluruh di SPPG Cabang Ransiki, mulai dari pelaksana dan penanggungjawab dapur, air yang digunakan dan bahan pokok yang di siapkan, semuanya harus mendapatkan pendampingan ahli gizi dan tim kesehatan.

Sebagai Pimpinan Daerah di Kabupaten Mansel, Bernard Mandacan menginginkan supaya program Presiden Prabowo Subianto, yakni program MBG yang dilaksanakan di daerah, berjalan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Mansel, AKBP Marzel Doni mengatakan, pihak kepolisian kini sedang bekerja, melakukan pemeriksaan, pengumpulan data. Ia mengaku, pihaknya telah menyerahkan sampel makanan siap saji yang diduga menjadi penyebab keracunan, ke Laboratorium BPOM Manokwari untuk di uji laboratorium.

Disamping itu, pihak kepolisian juga akan memberikan pendampingan tenaga dokter untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisinya kesehatan 8 orang anak yang diduga menjadi korban keracunan makanan program MBG.

Ia menjelaskan, sampel makanan siap saji yang di bawa ke Laboratorium BPOM antara lain, Roti Pisang, Susu Dancow Bubuk dan Susu Ultra dalam kemasan.

Berangkat dari kejadian tersebut, Kapolres Manokwari Selatan menghimbau kepada pihak keluarga supaya tetap tenang dan mempercayakan permasalahan ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian, dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu situasi Kamtibmas. [BOM-R2]

Previous Post

Naposo Bulung Batak Manokwari Rayakan Natal

Next Post

APIP dan APH Berkolaborasi Cegah Korupsi di Papua Barat

Next Post
APIP dan APH Berkolaborasi Cegah Korupsi di Papua Barat

APIP dan APH Berkolaborasi Cegah Korupsi di Papua Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!