Manokwari, TP- Percepat pelaksanaan progam proritas Provinsi Papua Barat dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui Visi-Misi Gubernur Papua Barat diantaranya, program Papua Cerdas.
Dinas Pendidikan Papua Barat melaksanakan Rapat Kordinasi Teknis (Rakornis) selama tiga, dan Penandatanganan Nota Kesepakatan. Kegiatan itu langsung dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., di salah satu hotel di Manokwari, Senin (8/12) malam.
Dalam sambutanya, Gubernur mengatakan, Rakornis ini merupakan wadah bagi pemangku kepentingan Pendidikan di Provinsi Papua Barat, Organisas Sosial dan Komunitas Pendidikan untuk saling membagi informasi terkait permasalahan pendidikan sekaligus mencari alternatif solusi untuk pembangunan pendidikan kedepan lebih baik.
Gubernur menekankan, pendidikan mempunyai peran yang sentral serta strategis dalam upaya memajukan pembangunan nasional untuk mencapai bangsa yang cerdas, maju, mandiri , dan beradab. Pendidikan juga merupakan garda terdepan bagi suatu bangsa untuk menciptakan SDM berkualitas dam memasuki era persaingan di berbagai bidang kehidupan yang sarat dengan persaingan antar bangsa.
Sesuai amanat UUD 1945, Gubernur menegaskan bahwa setiap warga berhak atas pendidikan. Oleh sebab itu, anggaran pendidikan wajib dialokasikan minimal 20 persen dari APBN maupun APBD.
“Masalah pendidikan menjadi tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memastikan mutu pendidikan, dapat tercapai melalui berbagai intervensi dari Kementerian Pendidikan,” terang Gubernur.
Gubernur menambahkan, selain berbagai terobosan yang telah dicanangkan dan diamanatkan dalam RPJMD 2023-2027, serta Renstra Pendidikan yang diterjemahkan program dan kegiatan prioritas Dinas Pendidikan antara lain:
1. Pemberian bantuan pendidikan beasiswa ADIK dan ADEM kepada putra-putri asli Papua melalui program afirmasi pendidikan baik dalam negeri maupun luar negeri. 2.Peningkatan sarana dan prasana pendidikan dalam rangka penunjang pembelajaran dan pelaksanaan Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
3. Mengutamakan pendidikan karakter dan vokasi bagi anak -anak SMK yang dipersiapkan terjun kelapangan kerja. 4. Meningkatkan program afirmasi bagi orang asli Papua sebagai wujud dari program Papua Cerdas.
“Pemerintah pusat dan daerah akan terus bersinergi dalam membangun pendidikan di Papua Barat sesuai dengan tema rakonis ‘ Pemulihan pendidkan melalui program program Papua Cerdas dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkarakter di Papua Barat,” tandas Gubernur.
Dalam laporan Kepala Dinas Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd, MPd, mengatakan tujuan Rakornis ini adalah, untuk menyelaraskan kebijakan program startegis dalam rangka peningkatan mutu pendidikan pada tingkat SMK/SMA se Papua Barat.
Kemudian, menyatukan presepsi terkait implementasi dari program Papua Cerdas, dan meningkatkan koordinasi antara Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah, baik saat perencanaan maupun pelaksanaan program.
“Contohnya, pengadaan seragam di Kabupaten Fakfak, pemerintah daerah telah menganggarakan empat jenis pengadaan seragam. Sementara di kabupate lainnya tidak ada, sehingga perlu ada penyamaan presepsi agar tidak ada double anggaran.
Demikian juga di Kaimana, anak didik mendapatkan bantuan pendidikan Rp. 1,2 juta, tinggal provinsi kuatkan supaya sesuai dengan apa yang diharapkan. Makanya, kita duduk bersama dalam rakornis untuk menyamakan presepsi sehingga kedepan tidak berhadap dengan proses hukum,” lapor Barnabas Mandacan kepada Gubernur. [FSM- R2]




















