Manokwari, TP — Bunda Literasi Kabupaten Manokwari, Ny. Febelina Indou menyoroti keatifan gazebo atau taman baca yang sudah dibangun.
Ia menyebut, dari 10 gazebo yang dibangun hanya 8 gazebo di beberapa kampung dan distrik yang aktif. Sedangkan, 2 gazebo lainnya tidak aktif.
“Dari 10 gazebo yang 2 tidak aktif. Kami berharap kepada bapak-bapak kepala kampung, kami sudah membangun, kami sudah memberikan isinya tinggal ditindaklanjut oleh bapak dan masyarakat yang sudah dipercayakan,” kata Febelina saat Workshop Hilirisasi Literasi yang dilaksanakan Bunda Literasi di salah satu pusat perbelanjaan, Senin (15/12/2025).
Diungkapkannya, selain perlekangkapan gazebo, Pemkab Manokwari melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Manokwari, juga sudah menyediakan insentif bagi para pengajar di gazebo.
“Walaupun terlambat tapi dalam waktu berjalan insentif itu diberikan,” ungkapnya.
Febelina Indou mengajak masyarakat yang ada di kampung disekitaran gazebo baik kepala kampung maupun masyarakat, diskusi bersama sehingga apa yang menjadi kebutuhan dapat diprogramkan.
“Sehingga program kita ini menjadi program kebutuhan yang akan menjawab permasalahan di lingkungan kita masing-masing,” jelasnya.
Febelina yakin dengan begitu wajah pelayanan literasi akan terlihat dari kampung ke kota. Yang sudah berlalu ada banyak yang perlu kita selesaikan.
“Mari kita sama-sama awal tahun 2026 bersama-sama gandeng tangan membangun literasi, meningkatkan pemahaman, mencerdaskan anak-anak kita dari tempat dimana kita berada,” pungkasnya.
Untuk diketahui, 10 gazebo yang dibangun tersebar seperti di Kampung Subsay-Distrik Warmare, Kampung Indisey-Distrik Prafi, Kampung Indou Oufa-Distrik Manokwari Utara, Kampung Mandopi-Distrik Moruj Mega, serta Kelurahan Anday dan beberapa kampung lainya. [SDR-R2]




















