Ransiki, TP – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, S.IP, mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Wilayah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), untuk menghindari diri dari pengaruh minuman keras atau miras.
Dikatakannya, dalam menyambut momentum Perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun baru 01 Januari 2026 (Nataru), segenap masyarakat Manokwari Selatan diharapkan supaya mendukung hamba-hamba Tuhan dalam memerangi miras.
Sebab, upaya untuk memerangi miras adalah sebuah langkah nyata dari masyarakat dalam mendukung Pemerintah Daerah untuk membangun daerah ini.
“Membangun daerah ini tidak perlu miras, tetapi kita berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan memberikan hikmat kepada kita untuk membangun daerah ini,” ucap Bupati Mansel kepada wartawan di Kantor Distrik Ransiki, Rabu (17/12).
Ia menyatakan, untuk memerangi miras, kedepannya Pemerintah Daerah akan melaksanakan pertemuan besar-besaran dengan semua pemangku kepentingan, POLRI dan TNI, untuk membahas rencana penertiban miras di Wilayah Manokwari Selatan dan sanksi adat bagi yang melanggar.
Dengan tegas, Bupati Mansel menyatakan, dia tidak ingin membangun Kabupaten Mansel dengan dukungan miras karena alasan pariwisata atau apapun, tetapi sebaliknya ingin membangun Kabupaten Mansel dengan rasa cinta, demi menyelamatkan genarasi anak Papua yang ada di Manokwari Selatan dari pengaruh miras.
“Jadi, mari kita terus bergandengan tangan, untuk menjaga Manokwari Selatan sebagai Rumah Kaki Seribu milik kita bersama,” pungkas dia. [BOM-R2]




















