Manokwari, TP – Anggota DPD-RI Perwakilan Papua Barat, Filep Wamafma mensosialisasikan Empat Pilir MPR-RI bagi Mahasiswa/I Universitas Muhammadiyah (Unimuda) Papua Barat, Manokwari, Minggu (14/12/2025).
Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI berlangsung di bawah sorotan tema “Pemuda sebagai Penjaga Perdamaian dan Harmoni Sosial dalam Bingkai NKRI,”
Dikatakan Wamafma, memasyarakatan empat fondasi utama, Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kewajiban bukan hak.
“Jadi rakyat punya kewajiban, rektor punya kewajiban, dan mahasiswa juga punya kewajiban. Kebetulan saya anggota DPD-RI yang diberikan amanat untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi empat pilar,” jelas Wamafma dihadapan Mahasiswa Muhammadiyah Papua Barat, Minggu (14/12/2025).
Dijelaskan Wamafma, salah satu alasan adanya empat pilar, dapat diketahui bahwa ada proses panjang politik di negara ini, proses yang mempersatukan perbedaan-perbedaan agama, suku, wilayah, perbedaan politik dan perbedaan lain.
Menurutnya, generasi muda bangsa ini harus bersyukur karena founding fathers Indonesia berpikir lebih jauh, sehingga rupah bangsa yang majemuk ini tetap terpelihara.
Ia mencontohkan, negara Uni Soviet saat ini telah hancur berantakan, sekarang sudah terpecah menjadi Rusia, Ukrania, dan negara-negara pecahan dari Uni Soviet.
Ini karena, sambung dia, tidak ada nilai yang dapat diperkuat negara itu. Indonesia bersyukur, karena pendiri bangsa ini meletakan empat dasar atau empat pilar untuk bagaimana pertahanan kehidupan beragama, kehidupan bermajemuk dan perbedaan lainnya di bangsa ini.
“Tujuan kita, mahasiswa-mahasiswi di kampus harus menjadi agen pengerak kehidupan yang sesungguhnya dan mampu mempraktekkan empat piliar ini sesuai kondisi dan keadaan dimana kita berada,” tandas Wamafma. [FSM-R2]




















