Manokwari, TP – Kodam XVIII Kasuari mengisi Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia (10 Januari 2026) dengan menanam 1.500 bibit mangrove di Pantai Saubeba, Manokwari Utara. Kegiatan dipimpin langsung Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi, didampingi Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Christian K. Tehuteru dan jajaran serta berbagai pihak terkait.
Bambang menjelaskan bahwa mangrove dipilih karena memiliki nilai tinggi bagi kehidupan masyarakat, ekonomi wilayah, menjaga garis pantai dari erosi dan abrasi, mendukung biota laut, serta mencegah dampak perubahan iklim. Papua Barat memiliki hutan mangrove terluas di dunia sekitar 500.000 hektar yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi investasi untuk masa depan Papua Barat yang lebih lestari, produktif, sehat, dan sejahtera, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga alam.
“Anggap saja ini adalah investasi untuk Papua Barat yang lebih jauh, lebih lestari, lebih produktif, lebih sehat dan lebih sejahtera kedepannya,” harapnya. Pangkogabwilhan III.
Pangkogabwilhan III juga berharap, melalui gerakan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan alam.
Dirinya merasa, Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia merupakan momentum untuk mencanangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menanam pohon demi kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem. [SDR-R2]




















