Manokwari, TP – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Barat diminta untuk segera memanggil dan menyelesaikan administrasi dari 1.002 tenaga honorer termasuk penambahan 297 honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ali Baham Temongmere mengatakan, hal ini perlu dipastikan kembali oleh kepegawaian mengingat tahapan seleksi menggunakan Computer Assistend Test (CAT) pada Badan Kepegawaian Negara (BKN) nantinya.
Dikatakan Temongmere, bagi adik-adik honorer, baik 1.002 maupun penambahan 297 yang administrasinya belum lengkap segera dilengkapi.
Sedangkan, sambung dia, bagi mereka yang belum hadir sampai saat ini, kepegawaian harus memastikan dan memanggil segera datang untuk menyelesaikan adminiatrasinya.
“Jangan samapi pada waktunya nanti, administrasi yang dibutuhkan belum dilengkapi,” singkat Sekda saat memberikan arahan apel pagi di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (12/1/2026).
Sebelumnya, Kelapa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat, Herman Sayori mengklaim, jumlah tenaga honorer ini tidak ada perubahan, karena sudah ditetapkan langsung oleh Menpan RB berdasarkan berkas yang sudah dikirimkan ke pusat.
“Tenaga honorer akan segara mendapatkan arahan langsung dari BKN Manokwari. Tenaga honorer wajib mengikuti tahapan seleksi ini, kalau tidak maka akan gugur atau tidak lolos,” ujarnya.
Untuk itu, dirinya berharap, para tenaga honorer di lingkungan Pemprov Papua Barat untuk tetap menjaga kesehatan agar dapat mengikuti tahapan seleksi ini.
“Meskipun prosesnya dilakukan secara formalitas tetapi, tahapan CAT inilah yang akan menentukan lulus atau tidak,” tandas Sayori. [FSM-R2]




















