Manokwari, TP – Tiga orang meninggal dunia dalam kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi saat malam pergantian tahun 2025-2026 pada 31 Desember 2025. Angka ini menunjukkan penurunan dibanding akhir tahun 2024 yang mencatat 4 korban jiwa.
Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Nurfah Tajong, menyampaikan bahwa total kejadian lakalantas saat malam pergantian tahun baru mencapai 20 kasus, meningkat sebanyak 11 kasus dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau dilihat dari sisi jumlah totalitas, jumlah kecelakaan meningkat, namun jumlah korban jiwa yang meninggal dunia menurun,” ujar Nurfah kepada awak media pada Selasa (13/1) siang.
Nurfah menjelaskan bahwa jumlah korban luka berat dan luka ringan juga mengalami penurunan. Tahun 2024 tercatat 15 orang luka berat, sedangkan pada akhir tahun 2025 menjadi 10 orang.
“Bagi kami, satu kejadian kecelakaan lalu lintas sudah sangat banyak. Makanya, kami sangat sayangkan kalau ada kecelakaan, apalagi sampai merenggut nyawa,” tegasnya.
Dari total kasus, dua merupakan kecelakaan tunggal dan satu kasus bertabrakan antar pengendara. Menurutnya, sesuai instruksi Kapolda Papua Barat dan Kapolresta Manokwari, setiap kasus yang menimbulkan korban jiwa harus diproses sampai tuntas.
Kasus tabrakan yang memiliki pihak lawan saat ini sedang dalam proses mediasi antara kedua belah pihak, tanpa mengabaikan proses hukum yang berlaku.
Untuk menghindari korban jiwa di tahun 2026, Nurfah menghimbau seluruh pengendara di wilayah hukum Manokwari untuk tetap tertib berlalu lintas.
“Mari sayangi diri kita sendiri dengan tertib berlalu lintas. Tetaplah pakai helm saat berkendaraan. Kami siap selalu hadir di tengah masyarakat, melakukan patroli rutin serta penindakan bagi setiap pelanggaran lalu lintas,” pungkasnya sambil mengajak seluruh stakeholder turut berperan menekan terjadinya kasus lakalantas.[K&K]





















