Manokwari, TP – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Kabupaten Manokwari terus memantapkan persiapan.
Sekretaris I Panitia Pesparawi Nasional, Ferdy M. Lalenoh mengatakan, iven nasional 4 tahunan ini sesuai jadwal akan digelar di Manokwari, Provinsi Papua Barat, 18-28 Juni 2026.
Menurutnya, sampai saat ini, persiapan khususnya akomodasi sudah mencapai 80 persen dan akan terus dimaksimalkan sebelum akhir Februari 2026 atau sebelum para tamu tiba.
“Persiapan sampai saat ini sudah sekitar 80 persen dan akan dimaksimalkan terus, karena estimasi kedatangan para peserta sekitar tanggal 15 Juni 2026,” kata Lalenoh kepada para wartawan di Kantor Bupati Manokwari, Rabu (14/1/2026).
Lalenoh mengungkapkan, Manokwari dalam agenda Pesparawi 2026, diperkirakan akan kedatangan tamu sekitar 8.000 orang lebih berdasarkan hasil konfirmasi panitia ke setiap peserta di provinsi yang ada di Indonesia.
“Sesuai data update kami, ada 8.110, dari 38 provinsi yang akan hadir di Manokwari dan ada kemungkinan akan lebih dari itu mengingat ada tim official dan lainnya, sehingga prediksi kami akan lebih,” ungkapnya.
Ditanya tentang ketersediaan tempat tinggal, Lalenoh menerangkan, panitia sudah melakukan survei hotel yang ada di Kabupaten Manokwari.
Selain itu, sambung Lalenoh, panitia juga sudah mengantisipasi kurangnya tempat penginapan dengan menyiapkan lebih dari 5 asrama, diantara asrama Sekolah Alkitab Arfai, asrama STT Erikson-Trit, asrama Mansinam, dan sejumlah asrama lain.
“Memang untuk sarana hotel kita saat ini belum mencukupi secara keseluruhan, tetapi kita dibantu beberapa asrama yang sudah diprediksi bisa menampung jumlah peserta yang datang,” kata Lalenoh.
Panitia, tambah Lalenoh, sudah membangun komunikasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kalau bisa menambah jumlah penerbangan.
“Kami sudah berkomunikasi, sehingga kalau bisa ada ekstra flight dari maskapai,” tandas Lalenoh seraya berharap pesta empat tahunan di Manokwari ini tanpa kendala [SDR-R1]





















