Sorong, TP – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Sorong menggelar Evaluasi Operasi SAR Tahun 2025 sekaligus Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Papua Barat Daya, pada Kamis (15/1/2026).
Kegiatan tersebut melinatkan sejumlah instansi (potensi SAR) yang ada di wilayah Papua Barat Daya, termasuk Koarmada III, Polda Papua Barat Daya, Korem 181 PVT, KSOP Kelas I Sorong, BMKG, Distrik Navigasi, BPBD Provinsi Papua Barat Daya, dan beberapa instansi lain
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Sorong, Monce Brury, mengatakan kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kekuatan dan kesiapan personel serta alat utama (Alut) yang dimiliki oleh masing-masing instansi terkait.
“Kami ingin mengetahui seberapa besar kekuatan personel serta kesiapan Alut yang dimiliki guna mengukur kemampuan kesiapan kami dalam menghadapi ancaman kebencanan,” ujar Monce Brury.
Dikatakan Monce, berdasarkan data yang dipaparkan BMKG bahwa ancaman cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Papua Barat Daya. Olehnya itu, mitigasi perlu dilakukan secara dini guna mengantisipasi darurat bencana, seperti yang terjadi di wilayah Aceh dan Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
“Ada beberapa titik rawan banjir dan lingsor di wilayah Papua Barat Daya ini. Sehingga kolaborasi antar instansi terkait dalam pertemuan ini sangat diperlukan guna memberikan update kesiapan dari masing-instansi,” ujarnya.
Ia berharap hasil pertemuan kali ini dapat ditindaklanjuti oleh para stakeholder terkait dengan melaksanakan simulai atau latihan tanggap darurat bencana. Sehingga kesiapan penanggulangan bencana tidak hanya sebatas teori melainkan sudah benar-benar siap secara utuh.
Monce menambahkan, saat ini Kantor SAR Sorong memiliki 97 kekuatan personel. Angka tersebut dinilai masih sangat minim untuk melaksanakan operasi SAR di seluruh Papua Barat Daya, mana kala terjadi bencana besar. Olehnya itu, Basarnas berupaya untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh instansi serta masyarakat dalam hal kesiapsiagaan bencana. [CR24-R2]




















