• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Mei 27, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home PAPUA BARAT

Pawai Tamborin Kolosal dan KKR Meriahkan HUT PI ke-171

AdminTabura by AdminTabura
06/02/2026
in PAPUA BARAT
0
Pawai Tamborin Kolosal dan KKR Meriahkan HUT PI ke-171

Penari tamborin dan KKR memeriahkan HUT PI ke-171 di tanah Papua yang dipusatkan di RTP Borarsi, Manokwari, Rabu (4/2/2026). TP/SDR

0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Sebanyak 1.360 penari tamborin dari sejumlah sekolah dan denominasi gereja ikut memeriahkan HUT Pekabaran Injil (PI) ke-171 dalam pawai tamborin kolosal dan Kebhaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Kabupaten Manokwari, Rabu (4/2/2026).

Pawai ini dimulai dari Jl. Percetakan Negara, Sanggeng dan berakhir di RTP Borarsi. Warga tampak antusias menyaksikan penampilan para penari yang menggabungkan harmoni gerak dan musik rohani.

Ketua Panitia HUT PI ke-171, Pdt. Markus Rudi Molle mengapresiasi seluruh pihak, khususnya para kepala sekolah yang mengizinkan anak didiknya terlibat dalam pawai dan tarian tamborin serta mengikuti ibadah KKR.

Menurut Molle, peringatan 171 tahun PI bukan sekedar rutinitas tahunan, tetapi momentum refleksi iman dan rangkaian kegiatan ini bertujuan menyongsong HUT PI, dengan penuh syukur.

“Seratus tujuh puluh satu tahun kita memperingati hari Pekabaran Injil bukan hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai refleksi sejauhmana peran Injil telah mengubah kehidupan umat Tuhan di tanah Papua,” kata Molle.

Ia berharap pawai tamborin kolosal ini bisa menumbuhkan kecintaan generasi muda gereja terhadap firman Tuhan dan puji-pujian.

Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, keterlibatan sekolah dan gereja dalam pawai tamborin kolosal sebagai kekuatan besar bagi generasi muda Papua Barat.

Dirinya menilai, Injil di tanah Papua adalah berkat bagi semua, terutama adik-adik sebagai generasi muda akan membawa dampak bagi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Manokwari.

Ditambahkan Indou, pemerintah daerah tidak ingin melewatkan kesempatan ini karena kegiatan KKR dinilai sebagai momentum rohani yang membawa berkat bagi banyak pihak.

“Ini berkat bagi kita. Jangan pernah melewatkan kesempatan emas ini. KKR ini berkat bagi Manokwari, berkat bagi generasi muda, berkat bagi Pemprov Papua Barat, dan juga bagi Pemkab Manokwari. Kita pastikan berkat ini menjadi bagian dari kehidupan kita,” kata Bupati.

Sementara Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, pawai dan tari tamborin serta KKR bukan sekedar pertunjukkan seni melainkan wujud pujian dan syukur atas transformasi besar di tanah Papua.

Dirinya menilai setiap langkah kaki dan denting tamborin adalah simbol pujian dan ucapan syukur atas perubahan besar yang membawa terang iman, pendidikan, kesehatan, dan peradaban untuk semua.

“Peringatan HUT PI ke-171 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga hidup rukun dan damai di tengah keberagaman suku, agama serta adat budaya,” tandas Mandacan.

Ditegaskannya, seluruh elemen masyarakat harus mempunyai komitmen bersama untuk hidup rukun dan damai antarsesama tanpa memandang perbedaan latar belakang suku, agama, maupun budaya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh umat menjadikan Injil sebagai dasar hidup dengan menerapkan nilai kasih, kejujuran, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di atas tanah Papua.

“Perkuat persatuan. Pawai ini diikuti berbagai denominasi gereja. Biarlah keberagaman menjadi kekuatan untuk menjaga Papua Barat sebagai tanah yang aman, damai, dan penuh toleransi,” katanya. [SDR-R1]

Previous Post

Filep Wamafma: Penyaluran PIP di Papua Barat Capai Rp26,66 Miliar untuk 36 Ribu Siswa

Next Post

889 Personil Gabungan Diterjunkan Amankan Perayaan HUT PI Ke-171

Next Post
889 Personil Gabungan Diterjunkan Amankan Perayaan HUT PI Ke-171

889 Personil Gabungan Diterjunkan Amankan Perayaan HUT PI Ke-171

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!