Sorong, TP – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Sorong, atau yang dulunya dikenal sebagai Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA), merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 dengan meriah. Puncak perayaan diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, di lapangan utama sekolah, Rabu (11/2/2026).
Upacara kali ini terasa istimewa karena melibatkan tidak hanya siswa aktif, tetapi juga para alumni lintas generasi yang mengenakan seragam putih abu-abu khas siswa SMK/SMA. Petugas upacara pun merupakan alumni SMEA dari berbagai angkatan, mulai dari tahun 1971 hingga 2025.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, dalam amanatnya menyampaikan bahwa usia 55 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah lembaga pendidikan. Ia menekankan bahwa SMEA telah melewati berbagai dinamika zaman, mulai dari perubahan kurikulum nasional, transformasi sistem pendidikan, hingga era digitalisasi dan revolusi industri 4.0.
Lobat juga mengatakan bahwa SMEA telah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan vokasi yang konsisten mencetak sumber daya manusia terampil, profesional, dan siap kerja. Sekolah kejuruan seperti SMEA memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, karena menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia usaha/industri.
Pemerintah Kota Sorong berkomitmen untuk terus mendorong penguatan pendidikan vokasi melalui kolaborasi dengan dunia usaha, UMKM, serta sektor industri lokal. Tujuannya adalah agar lulusan SMEA tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja.
Ketua Panitia HUT ke-55 SMEA, Martje Holle, menjelaskan bahwa rangkaian acara telah diselenggarakan sejak 31 Januari 2026, meliputi seminar, donor darah, lomba rangking 1, dan senam alumni. Martje menyampaikan terima kasih kepada seluruh alumni dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas dukungan mereka dalam menyukseskan acara ini.
Hartono, alumni SMEA tahun 1987 yang kini menjabat sebagai senator, mengakui bahwa almamaternya telah jauh lebih maju dengan berbagai jurusan baru dan peningkatan jumlah siswa. Ia yakin bahwa SMKN 1 mampu bersaing dengan sekolah kejuruan lainnya dengan terus meningkatkan kualitas dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Diharapkan, melalui perayaan HUT ke-55 ini, SMKN 1 Kota Sorong dapat terus berkembang menjadi sekolah vokasi yang berdaya saing dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menghadapi tantangan dunia kerja. [CR24-R2]




















