Manokwari, TP – Tim Kesehatan Pemerintah Provinsi Papua Barat terus melakukan koordinasi intensif dan bersiaga penuh (stay) guna menjamin kondisi kesehatan para peserta selama berlangsungnya The 12th International Flora Malesiana Symposium (FM12) dan International Nature-Based Climate Solutions Conference (NBCS).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat, dr. Alwan Rimosan mengatakan, langkah ini diambil pihaknya guna memastikan kenyamanan 300 delegasi dari 16 negara yang hadir dalam agenda internasional di Manokwari, Senin-Sabtu (9–14/2/2026).
“Paling tidak suksesnya acara ini, para peserta semuanya dalam kondisi sehat termasuk panitia pelaksanaan juga. Inilah dukungan kita dalam hal layanan kesehatan bagi peserta dan panitia,” kata Alwan kepada Tabura Pos di Swiss-bell hotel Manokwari, Kamis (12/2/2026).
Dikatakan Alwan, tidak hanya pelaksanaan kegiatan di wilayah Manokwari, pihaknya bersama RSUP Papua Barat akan menurunkan tim kesehatan untuk mengawal peserta kegiatan saat berkunjung ke Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), baik ke Kemapung Kwoy, Minyambou, Anggi hingga ke Ransiki, Manokwari Selatan.
Disebutkan Alwan, pihaknya menyiapkan kurang lebih 3 tim kesehatan, baik tim dari Dinkes Papua Barat sendiri maupun tim dari RSUP Papua Barat.
“Tim kesehatan ini kami siapkan jadwalnya. Sehingga mereka siaga dari pagi hingga sore hari selama kegiatan ini berlangsung,” ujarnya seraya menambahkan, sejak awal kegiatan dilaksanakan peserta dalam kondisi sehat.
Lebih lanjut, kata Alwan, untuk sarana dan prasarana kesehatan sudah disiagakan. Peralatan standar untuk evakuasi dan emergensi sudah disiapkan.
“Sejauh ini peserta dan panitia dalam kondisi sehat semua. Mudah-mudah semuanya dapat berlangsung dengan kondisi baik hingga kegiatan ini selesai,” tandas Alwan. [FSM-R2]




















