• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, April 8, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home LINTAS PAPUA PAPUA BARAT DAYA

Perdana, Garuda Indonesia Layani Charter Flights Darwin-Sorong Bawa 122 Pelancong

AdminTabura by AdminTabura
01/03/2026
in PAPUA BARAT DAYA
0
Perdana, Garuda Indonesia Layani Charter Flights Darwin-Sorong Bawa 122 Pelancong
0
SHARES
100
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Sorong, TP – Untuk pertama kalinya, Maskapai Garuda Indonesia melayani penerbangan carter (charter flight) langsung dari Kota Darwin (Australia) ke Sorong, Papua Barat Daya melalui Bandara Domine Eduar Osok (DEO) Sorong, Sabtu (28/2/2026).

Sebanyak 122 penumpang berkewarganegaraan Australia tersebut landing sempurna di Bandara DEO Sorong dan langsung mengikuti pemeriksaan oleh tim Bea Cukai Custom yang standby di terminal kedatangan. Kedatangan rombongan wisatwan dari Australia ke Sorong tersebut turut disaksikan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya beserta jajaran Kepala Dinas. Hadir pula Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Rico Sia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo menuturkan, Bandara DEO Sorong sendiri sejak tahun 2014 memang sudah sering menerima charter flights masuk ke Sorong dari luar negeri. Namun, sebelumnya armada yang digunakan adalah jet pribadi. Sementara untuk charter flights yang menggunakan maskapai domestik memang baru kali ini.

“Agak sedikit berbeda dengan charter flights yang lain, untuk kali ini memang menggunakan maskapai domestik Garuda Indonesia. Dan momennya juga terjadi ketika Bandara DEO Sorong sudah ditetapkan sebagai Bandara Internasional pada tahun 2025 lalu,” ungkap Yusdi.

Adapun tujuan kedatangan satu grup charter flights dari Australia ini adalah untuk berwisata ke sejumlah destinasi yang ada di Papua Barat Daya. Mereka akan berlayar menggunakan yacht untuk mengelilingi Papua.

Diakui Yusdi, sebagai pemerintah pihaknya ikut bersyukur sebab dengan begitu keberadaan Bandara DEO sebagai Bandara Internasional tentu akan semakin dikenal. Harapannya ke depan, tidak hanya charter flights melainkan akan terbuka reguler flights internasional yang akan dilayani langsung oleh maskapai dalam negeri.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Rico Sia, menyatakan optimisme terhadap dampak positif penerbangan internasional langsung ke Sorong.

Dikatakan Rico, uji coba penerbangan non-reguler tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan menjadikan Bandara Domine Eduard Osok sebagai bandara internasional mulai menunjukkan hasil nyata. Ia berharap ke depan rute internasional dapat segera beroperasi secara reguler.

“Hari ini kita melihat apa yang selama ini diperjuangkan mulai terwujud. Bandara DEO Papua Barat Daya sudah berstatus internasional, dan kita dorong agar pesawat dari luar negeri bisa mendarat langsung secara rutin,” kata Rico.

Ia menilai penerbangan langsung akan sangat membantu wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung ke Papua Barat Daya. Selama ini, wisatawan harus transit di Jakarta, sehingga waktu liburan mereka berkurang cukup signifikan.

Menurutnya, wisatawan dengan waktu libur dua minggu bisa kehilangan sekitar dua hari hanya untuk proses transit pulang-pergi. Dengan penerbangan langsung, wisatawan akan memiliki waktu lebih panjang untuk menikmati destinasi wisata di daerah.

“Kalau mereka punya waktu dua minggu dan harus transit di Jakarta, itu sudah terpotong dua hari. Kenapa tidak langsung saja ke Papua Barat Daya supaya mereka bisa lebih lama menikmati wisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, Papua Barat Daya memiliki potensi wisata kelas dunia yang siap menarik wisatawan asing, salah satunya kawasan Raja Ampat. Selain itu, terdapat pula destinasi alam di wilayah Tambrauw, Sorong Selatan, Kabupaten Sorong, hingga Maybrat yang dinilai sangat menjanjikan.

“Olehnya itu, kehadiran penerbangan internasional akan memicu efek berganda bagi perekonomian daerah. Kedatangan wisatawan asing diperkirakan akan menghidupkan sektor UMKM, perdagangan oleh-oleh, hingga jasa perbankan. Kalau wisatawan luar negeri datang, mereka pasti belanja oleh-oleh. UMKM akan bergerak, sektor perbankan ikut terdampak, dan ekonomi daerah bisa berputar lebih baik,” jelas Kader Partai Nasdem tersebut.

Meski demikian, ia mengingatkan masih ada sejumlah fasilitas bandara yang perlu segera dibenahi. Dari hasil peninjauan, Rico menyoroti area bea cukai yang dinilai masih sempit dan baru didukung satu unit alat X-ray. Apalagi peningkatan kapasitas fasilitas kedatangan internasional menjadi kebutuhan mendesak jika Sorong ingin benar-benar siap melayani lonjakan wisatawan asing di masa mendatang.

Rico juga menekankan pentingnya pengawasan ketat di pintu masuk internasional, baik untuk mencegah masuknya barang ilegal tanpa pajak maupun mengantisipasi potensi masuknya penyakit dari luar negeri. Ia berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat segera mempercepat pembangunan gedung bea cukai dan fasilitas pendukung lainnya, sekaligus memastikan pengelolaan bandara berjalan profesional.

Rico menambahkan, perluasan dan penguatan infrastruktur bandara merupakan langkah wajib agar status internasional Bandara DEO tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar siap mendukung penerbangan reguler dan pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya.(CR24-R3)

Previous Post

Ops Pekat Mansinam I, Polda Papua Barat Razia THM Cegah Peredaran Miras & Narkoba

Next Post

Indahnya Berbagi, Kementerian PU Berbagi Takjil Ramadan 1447 H di Manokwari

Next Post
Indahnya Berbagi, Kementerian PU Berbagi Takjil Ramadan 1447 H di Manokwari

Indahnya Berbagi, Kementerian PU Berbagi Takjil Ramadan 1447 H di Manokwari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!