Manokwari, TP – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen, Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), dan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) se-Indonesia bersama panitia Pesparawi Nasional XIV, gelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), di Manokwari.
Rakornas diikuti perwakilan dari 38 provinsi itu dibuka langsung oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Kamis (26/2/2026) sore lalu, di Aston Niu Hotel Manokwari.
Rakornas ini sebagai bagian dari pemantapan persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Provinsi Papua Barat.
Dominggus menegaskan, Pesparawi menjadi bagian dari proses pendewasaan iman dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 bukan sekadar ajang lomba paduan suara.
“Kepercayaan kepada Papua Barat sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan bermakna,” kata Dominggus.
Direktur Urusan Agama Kristen Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Luksen Jems Mayor, mengapresiasi kesiapan Pemprov Papua Barat dan Pemkab Manokwari dalam mempersiapkan Rakornas tersebut.
Ia mengatakan, Rakornas tersebut menjadi fase penting menuju konsolidasi akhir penyelenggaraan Pesparawi NasionalXIV tahun 2026.
“Selama ini ada pertanyaan tentang kesiapan kita. Hari ini adalah komitmen bersama untuk membuktikan bahwa kita siap, dan Manokwari yang dikenal sebagai Kota Injil memiliki nilai historis tersendiri, sehingga penyelenggaraan Pesparawi Nasional bukan sekadar penunjukan lokasi, melainkan momentum untuk menghadirkan pesan persatuan, sukacita, dan pengharapan bagi seluruh bangsa,” ujarnya.
Ia berharap, seluruh pembahasan teknis dan koordinasi dalam Rakornas dapat menghasilkan keputusan yang matang, sehingga Pesparawi Nasional XIV terselenggara secara profesional dan sukses, serta membawa berkat bagi Papua Barat dan Indonesia.
Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou memastikan Manokwari siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Iven agama empat tahunan ini. Salah satunya dengan menyiapkan Ruang Terbuka Public (RTP) Borasi sebagai venue.
“Hari ini kita mendapatkan kunjungan kehormatan. Ini merupakan momentum nasional yang mempercayakan daerah kita sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan sebuah pesta nasional. Kepercayaan ini adalah kehormatan besar bagi kita semua,” ujar Hermus.
Hermus mengatakan, Rakornas menjadi momentum penting untuk menyatukan pandangan dan visi seluruh pihak dalam menyukseskan Pesparawi Nasional XIV dengan penuh tanggung jawab, kehormatan, dan kemuliaan dihadapan Tuhan.
“Kita semua tentu berharap ada sesuatu yang besar yang dihasilkan, menjadi berkat bagi orang Papua, bagi anak-anak Papua, dan bagi masa depan Tanah Papua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Harian Pesparawi Nasional XIV, Jacob Fonataba, melaporkan kesiapan pelaksanaan kegiatan secara umum telah mencapai 90 persen.
Saat ini, perhatian difokuskan pada pengaturan transportasi dan akomodasi ribuan peserta yang akan memadati Manokwari pada 18-28 Juni 2026.
“Persiapan secara keseluruhan sudah sekitar 90 persen. Yang menjadi perhatian utama sekarang adalah pengaturan kedatangan peserta, mengingat jumlahnya sangat besar,” lapornya.
Ia mengungkapkan, panitia membagi pelaksanaan lomba dalam dua sesi untuk mengantisipasi keterbatasan transportasi dan akomodasi di Manokwari. Sebab, Sekitar 4.000 peserta dijadwalkan datang lebih awal untuk mengikuti delapan kategori pertama, sementara sisanya akan hadir pada sesi berikutnya untuk empat kategori lainnya.
“Pembagian sesi ini kami lakukan dengan mempertimbangkan kapasitas penerbangan, penginapan, serta kelancaran mobilitas di dalam kota. Terkait dukungan transportasi lintas wilayah, Pemerintah Provinsi Papua Barat telah menyurati sejumlah kementerian dan instansi terkait guna memperoleh tambahan armada, termasuk kemungkinan penggunaan pesawat Hercules untuk mengangkut peserta dari wilayah Barat Indonesia,” pungkasnya.
Adapun sejumlah venue yang disiapkan antara lain Convention Hall Polda Papua Barat, Gedung Dharma Wanita Persatuan Provinsi Papua Barat, serta fasilitas di Universitas Papua, yakni Aula Utama dan Auditorium Kampus.
“Panitia berharap Pesparawi Nasional XIV dapat menjadi momentum kebangkitan Papua Barat sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah. Bahkan, terdapat harapan kegiatan tersebut dapat dibuka langsung oleh Prabowo Subianto,” pungkasnya. [SDR-R4]





















