Kaimana, TP – Perang sarung yang dikenal menjadi tradisi di bulan Ramadan, ternyata dirasa cukup meresahkan.
Kegiatan itupun telah dilaporkan ke Polres Kaimana karena meresahkan masyarakat dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
Dari laporan warga, Personil Hiu Paus mulai bergerak dari lorong ke lorong kompleks yang diduga sering menjadi lokasi perang sarung yang melibatkan banyak remaja.
Personil Hiu Paus Porles Kaimana gencar melakukan patrol dan memberikan imbauan agar mereka paham dan sadar tentang bahaya bagi mereka bahkan orang lain atas kegiatan perang sarung yang dilakukan.
Humas Polres Kaimana melalui berbagai platform media sosial official sihumas Polres Kaimana, juga aktif memberikan imbauan dan berharap peran serta orang tua dalam menasihati anak-anaknya untuk tidak ikut dalam kegiatan perang sarung tersebut.
“orang tua harus lebih ekstra dalam mengontrol dan jangan biarkan anak-anaknya tidak terlibat dalam perang sarung, ataupun sebagai penonton aksi tak terpuji tersebut. “Bagi masyarakat di kabupaten Kaimana yang mengetahui adanya kegiatan perang sarung, segeralah menghubungi layanan kepolisian 110 Polres Kaimana,”.[Rls-R3]




















