Manokwari, TP – Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, memimpin rapat Sub Tim Bahan Pokok (Bapok) bersama BUMN, Satgas Pangan, serta pengusaha dan distributor di Sasana Karya Kantor Bupati, Rabu (4/3/2026).
Rapat yang tidak bersifat seceremonial ini ditetapkan sangat strategis, fundamental, dan urgen untuk memastikan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok dan barang penting hingga ke tangan konsumen.
“Rapat ini juga sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi fluktuasi harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, mengingat tingkat konsumsi dan permintaan cenderung meningkat signifikan,” jelas Mugiyono.
Ia menegaskan, tanpa pengelolaan yang cermat dan terkoordinasi, akan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang memicu kelangkaan, keterlambatan distribusi, serta kenaikan harga yang tidak terkendali.
Wakil Bupati meminta tim untuk memperhatikan beberapa poin penting, yaitu memastikan ketersediaan stok komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging, dan telur dalam jumlah memadai; menjamin kelancaran distribusi dari pelabuhan ke pasar tanpa hambatan; mengoptimalkan koordinasi dengan pelabuhan dan perusahaan pelayaran untuk antisipasi keterlambatan bongkar muat; menjamin ketersediaan BBM dan LPG sebagai penunjang distribusi; serta melakukan pengawasan terpadu terhadap penimbunan, spekulasi harga, dan peredaran barang tidak standar.
“Kita harus bersikap proaktif, responsif, dan adaptif terhadap potensi gangguan. Saya berharap diperoleh data akurat terkait stok, kapasitas distribusi, jadwal kedatangan kapal, cadangan pangan, dan potensi kendala di lapangan,” pungkasnya.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Manokwari, Yahya Maabuat, menyatakan kondisi bapok dan bahan penting aman dan tersedia. Sebagian distributor juga memiliki rencana untuk mendatangkan stok tambahan. [SDR-R2]




















