Sorong, TP – Polda Papua Barat Daya menegaskan tidak adanya pengungsian warga dari Distrik Fef ke Sausapor pasca insiden pembantaian dua tenaga kesehatan di Kabupaten Tambrauw. Informasi yang menyebutkan adanya pengungsian dinyatakan tidak benar.
Keterangan ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, dalam jumpa pers kedua terkait perkembangan kasus pada Kamis (19/3).
“Tidak ada pengungsian warga dari Fef ke Sausapor. Situasi di lapangan tetap aman dan masyarakat masih beraktivitas seperti biasa,” jelasnya. Sebelumnya telah beredar di media sosial ajakan untuk mengungsi dari Distrik Fef, ibukota Kabupaten Tambrauw, dengan alasan situasi dan kondisi tidak aman. [CR30-R2]




















