Sorong, TP – Dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) dari Satuan Tugas Batalion Marinir (Yonmar) 10 Operasi Habema gugur saat menjalankan tugas di Wilayah Kabupaten Maybrat. Keduanya dilaporkan tewas usai kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Minggu (22/3/2026).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tabura Pos, kedua prajurit TNI AL dari Satuan Tugas Habema yang gugur yakni Prada Marinir Andi Suvio (TTL : Ciamis, 2 Juli 2003), beralamat di Bojongjati RT.004/ RW.006 Desa Penanjung, Kecamatan Pangandaran, Provinsi Jawa Barat dan berasal dari Satuan Yonif 7 Marinir serta Prada Marinir Elki Saputra (TTL : Batang Lapu, 10 Mei 2001), beralamat di Jorong Batang Lapu, Kelurahan Parit, Kota Balingka, Provinsi Sumatera Barat, berasal dari Satuan Yonif Marinir 10.
Keduanya meninggal dengan luka tembak serta luka bacok senjata tajam. Termasuk salah satu luka tembak di dada.
Selain dua anggota yang gugur, sejumlah anggota lainnya juga dikabarkan mengalami luka-luka dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di Kota Sorong. Termasuk salah satu korban luka tembak yang tengah menjalani perawatan RSAL Dr. R. Oetojo Sorong, yakni Kopda Eko Sutikno (TTL : Tanjung Karang, 15 September 1984), beralamat di Natar Lampung Selatan, asal Satuan Yonif Marinir 7.
Insiden tersebut juga menyebabkan kerugian materil dengan berhasil dirampasnya senjata milik anggota berupa satu pucuk senjata K3 Daewo berikut satu magazen dan amunisi, serta satu pucuk caracal berikut satu magazen dan amunisi.
Informasi yang dilansir Tabura Pos, usai kontak senjata kemarin, hingga saat ini TKP masih dijaga ketat aparat dan pengejaran terhadap kelompok tersebut masih dilakukan. Adapun situasi di lokasi kejadian dilaporkan sempat mencekam, masyarakat juga memilih membatasi aktivitas di luar rumah. [CR24-R2]





















