Manokwari , TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari melalui Dinas Pendidikan, melengkapi fasilitas sarana dan prasana (sapras) pendukung di SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri.
Fasilitas dan sarana pendukung yang dibangun dan baru saja diresmikan meliputi; ruang kelas baru, ruang administrasi, laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), ruang Usaha Kesehatan Siswa (UKS), dan tiga unit toilet.
Fasilitas dan sarana pendukung tersebut baru saja diresmikan Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama Gubernur Papua Barat yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, Kamis (26/3/2026).
Hermus menegaskan, pembangunan fasilitas dan sarana pendukung tersebut bagian dari revitalisasi SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri untuk meningkatkan dan pemerataan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah kampung.
Ia menegaskan, pembangunan sektor pendidikan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Revitalisasi sekolah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah kampung. Pembangunan pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia dan masa depan daerah,” ujar Hermus.
Ia meminta masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas sekolah yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Saya berharap sinergi antara pemerintah, guru, orang tua, dan komite sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dapat terus terbangun,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba mengatakan, pembangunan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, serta masyarakat setempat.
Menurutnya, revitalisasi SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri merupakan bukti semua pihak memiliki tekad yang sama, yakni mencerdaskan anak-anak Papua Barat untuk masa depan yang lebih baik.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan sarana pendidikan yang layak, sekaligus memastikan bahwa keterbatasan geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita,” tuturnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan baik sebagai tempat belajar, berkarya, dan mengukir prestasi.
“Para guru dan tenaga kependidikan, agar terus memberikan bimbingan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan kasih sayang dalam mendidik generasi penerus,” pesannya. [SDR-R2]




















