Manokwari, TP – Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari diharapkan tidak hanya mengharapkan peluang kerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), mengingat kondisi negara yang terkena dampak ekonomi global.
Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma mengungkapkan, peluang kerja sebagai PNS akan berkurang akibat dampak ekonomi global, sehingga ia meminta para alumni tidak tergantung pada penerimaan PNS.
“Kita mengarahkan alumni untuk memanfaatkan ilmu hukum di sektor swasta, bisa melamar kerja di perusahaan atau menjadi pengacara maupun konsultan hukum dimana saja. Yang terpenting jangan pasif hanya menunggu PNS, karena saya khawatir mereka tidak mampu mengimplementasikan kesarjanaan hukumnya,” jelas Wamafma kepada wartawan di Aston Niu Hotel Manokwari, belum lama ini.
Selain itu, ia berharap kemampuan alumni tidak hanya sampai pada strata satu (S1), tetapi dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat magister maupun doktor. Dengan demikian, mereka dapat berkarir sebagai dosen, mengingat peluang kerja di sektor pendidikan sangat tinggi.
Menurutnya, S1 saja belum cukup karena banyak perusahaan yang mencari sarjana hukum dengan potensi profesi dan sertifikasi tertentu. Pihaknya tengah mendorong alumni untuk secara mandiri memperoleh sertifikasi seperti auditor hukum, legislative drafting, dan legal drafting.
“Kampus tidak dapat menyiapkan hingga kesuksesan, tetapi dapat mengantar alumni dengan memberikan pandangan dan petunjuk. Ketika mereka sudah mempunyai potensi yang baik, saya yakin mereka akan bertarung dengan siapa pun dan memenuhi syarat,” tandas Wamafma.[FSM-R2]




















