• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, April 15, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home DIKKES PENDIDIKAN

Tingkatkan SDM Dosen PTS, LLDikti Wilayah XIV Usulkan Data Dosen ke Kemendiktisaintek

AdminTabura by AdminTabura
02/04/2026
in PENDIDIKAN
0
Tingkatkan SDM Dosen PTS, LLDikti Wilayah XIV Usulkan Data Dosen ke Kemendiktisaintek

Kepala LLDikti Wilayah XIV se-Tanah Papua, Suriel S. Mofu.

0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV se-Tanah Papua terus mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi dosen pada Perguruan Tinggi Swasta (TPS) di Tanah Papua.

Kepala LLDikti Wilayah XIV se-Tanah Papua, Suriel S. Mofu mengatakan, di tahun ini ada program beasiswa 5000 doktor dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dikatakan Mofu, saat ini pihaknya tengah inventarisasi dosen-dosen dari berbagai PTS di Tanah Papua, agar dapat memanfaatkan ketersediaan program pemerintah untuk menyekolahkan dosen-dosen magister ke jenjang doktor.

“Saya sudah mengajukan data dosen-dosen PTS se-Tanah Papua ke Kemendiktisaintek dengan harapan mereka mendapatkan dukungan agar diberikan kesempatan studi S3,” kata Mofu kepada Tabura Pos di Aston Niu Hotel Manokwari, belum lama ini.

Dijelaskan Mofu, kuota beasiswa doktor yang disediakan oleh Kemendiktisaintek. Tidak ada kuota khusus bagi Papua tetapi akan dilihat berdasarkan hasil seleksi untuk dapat diterima di perguruan tinggi.

“Jadi sementara ini kita tidak menggunakan kuota. Namun, kita mengajukan semua dosen yang ada di PTS dengan harapan ada program khusus dari pemerintah pusat untuk kita di Papua,” terang Mofu.

Sebab, sambung dia, Papua merupakan daerah yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

Disinggung terkait dengan upaya LLDikti mendorong peningkatan infrastruktur PTS di Papua, ia mengakui dari sisi infrastruktur menjadi tantangan tersendiri bagi PTS. Sebab, PTS sebagian besar dibiayai oleh yayasan dan masyarakat.

Menurutnya, tantangan peningkatan infrastruktur PTS di setiap daerah di Tanah Papua berbeda-beda. Misalnya, sambung dia, di Papua Barat Daya, pemerintah kabupaten dan provinsi langsung memberikan bantuan ke PTS disana.

“Tapi kalau di provinsi lain saya belum tahu begitu banyak selain Papua Barat Daya dan Papua Tengah yang langsung memberikan beasiswa kepada mahasiswa. Gubernur langsung memberikan beasiswa bagi mahasiswa, hanya dua provinsi ini saja yang saya tahu,” terang Mofu.

Disinggung terkait pengalokasian dana Otonomi Khusus (Otsus) bagi PTS di Tanah Papua, jelas Mofu bahwa, dana Otsus merupakan dana milik masyarakat Papua guna digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

Tetapi, ungkap dia, pemanfaatan dan penggunaan dana secara khusus dalam bidang pendidikan tinggi, pihaknya belum memiliki data valid.

Karena itu, saat ini pihaknya lagi inventaris mahasiswa-mahasiswa PTS yang menerima beasiswa dari Kemendiktisaintek, pemerintah daerah maupun pihak lain yang memberikan bantuan.

“Sementara ini kita lagi mendata, jika data itu rampung akan segara kami serahkan ke Pemerintah Daerah, agar digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan intervensi program bagi PTS di Tanah Papua,” terang Mofu.

Ia menilai, saat ini PTS di Tanah Papua mengalami peningkatan yang luar biasa. Hal ini, sambung dia, PTS yang berada di Tanah Papua sudah terakreditasi.

Bahkan, tambah Mofu, PTS di tanah Papua sudah memecahkan rekor akreditasi unggul pertama di dari wilayah Maluku-Maluku Utara, Papua- Papua Barat, bahkan di 4 LLDikti, baik LLDikti Wilayah XII, LLDikti XV dan LLDikti XVI.

“Kita dari Papua yang pertama kali memecahkan akreditasi unggulan dan itu sudah diikuti oleh perguruan tinggi lainnya di Tanah Papua,” tandas Mofu. [FSM-R2]

Previous Post

Ombudsman Papua Barat Mendorong Bank Papua Benahi Layanan Digital

Next Post

Sempat Picu Spekulasi, Ternyata Ini Asal Usul Ratusan Kayu Log di Perairan Teluk Doreri

Next Post
Sempat Picu Spekulasi, Ternyata Ini Asal Usul Ratusan Kayu Log di Perairan Teluk Doreri

Sempat Picu Spekulasi, Ternyata Ini Asal Usul Ratusan Kayu Log di Perairan Teluk Doreri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!