Bintuni, TP – Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Bintuni, Yasman Yasir dan Wagiman dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menggelar kegiatan Reses II Masa Sidang II Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan secara langsung bersama warga Kampung Waraitama, Distrik Manimeri, Jumat malam (24/4/2026).
Sebagai perwakilan Dapil I, pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kedua legislator untuk mendengar langsung berbagai persoalan dan harapan masyarakat di daerah pemilihannya. Hadir dalam acara tersebut Kepala Kampung Waraitama John Tandi Tolambu, tokoh masyarakat Syamsul Huda, serta puluhan warga yang terdiri dari perwakilan bapak-bapak, ibu-ibu, dan pemuda dari Satuan Permukiman (SP) 1.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan akrab, warga menyampaikan sejumlah keluhan dan usulan pembangunan. Masalah yang paling utama dan menjadi perhatian bersama adalah sering terjadinya banjir yang melanda wilayah kampung tersebut.
Selain itu, warga juga mengusulkan sejumlah kebutuhan mendesak lainnya, di antaranya rehabilitasi bangunan mushola beserta fasilitas wudhu dan MCK, penyediaan dana talangan untuk pemasaran hasil pertanian, dukungan pemasaran produk batu bata merah, pengadaan alat pasca panen berupa mesin pipil jagung, serta penataan saluran drainase dan parit di kawasan Jalur 6.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Yasman Yasir memastikan bahwa semua usulan telah dicatat dengan rapi. Ia berjanji akan memperjuangkan kebutuhan warga melalui mekanisme pembahasan di lembaga legislatif.
“Apa yang disampaikan masyarakat sudah kami catat semua. Aspirasi ini akan kami bahas bersama di DPRK, kemudian kami teruskan ke Pemerintah Kabupaten agar bisa ditindaklanjuti dan dianggarkan,” ujar Yasman.
Hal senada disampaikan Wagiman. Ia menegaskan komitmennya bersama rekannya untuk tidak hanya berhenti pada pencatatan, tetapi juga mengawal setiap usulan tersebut hingga terealisasi di lapangan.
“Kami hadir ke sini memang untuk mendengar langsung suara rakyat. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga, akan kami kawal bersama agar bisa masuk dalam prioritas program pembangunan daerah,” tegas Wagiman.
Diharapkan melalui kegiatan reses ini, persoalan banjir dan berbagai usulan pembangunan lainnya dapat menjadi perhatian utama, sehingga kesejahteraan dan kenyamanan hidup masyarakat Kampung Waraitama dapat segera terwujud.[CR25-R2]




















