Ransiki, TP – Kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Manokwari Selatan, Kasman Mandacan, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih aktif menggali berbagai potensi pendapatan daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, ada sejumlah aset dan potensi yang dapat dijadikan sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini disampaikan Kasman kepada wartawan di Ransiki, Rabu (22/4/2026). Ia yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pajak dan Retribusi di Bapenda menilai bahwa instansi tersebut perlu berinovasi dalam mencari sumber pendapatan baru.
Salah satu fokus yang disorotnya adalah pengaktifan kembali Terminal Momiwaren. Ia menilai lokasi tersebut memiliki posisi yang sangat strategis, mengingat Kabupaten Mansel berada di kawasan yang disebut sebagai Segitiga Emas Provinsi Papua Barat. Terminal ini dapat dijadikan pusat transit dan penyangga bagi arus transportasi antarkabupaten.
“Bapenda dapat menjadikan Terminal Momiwaren sebagai pusat transit. Kendaraan umum yang melintas dari Teluk Wondama, Teluk Bintuni, dan Pegunungan Arfak dapat berhenti di sini sebelum melanjutkan perjalanan ke Manokwari atau sebaliknya. Jika difungsikan dengan baik, kegiatan ekonomi di lokasi ini akan tumbuh dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pendapatan daerah,” jelasnya.
Selain itu, Kasman juga menyarankan agar Bapenda segera mengaktifkan kembali Pos Pantau Galian C yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Pos pantau ini berfungsi untuk memantau dan menghitung secara pasti jumlah bahan galian yang dihasilkan dari lokasi pertambangan, berapa volume yang digunakan untuk keperluan konstruksi, serta memastikan besaran pajak yang harus dibayarkan oleh pengusaha kepada pemerintah daerah sesuai dengan hasil alam yang dimanfaatkan.
“Selama ini, kita belum memiliki data yang pasti terkait volume bahan galian yang diambil dan dimanfaatkan. Dengan adanya pos pantau ini, proses pengawasan dan perhitungan pajak dapat berjalan lebih akurat dan adil, sehingga potensi pendapatan dari sektor ini tidak terlewatkan,” tegasnya.
Kasman berharap langkah-langkah ini dapat segera diwujudkan oleh Bapenda guna mendukung pemenuhan target pendapatan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Mansel. [BOM-R2]




















