Manokwari, TP – SD Negeri 06 Sowi, Kabupaten Manokwari masih kekurangan fasilitas belajar untuk para muridnya. Kepala SD Negeri 06 Sowi, Jonior Loupatty, S.Pd menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya masih kekurangan fasilitas ruang kelas.
Sebab, kata dia, hanya ada 10 ruang kelas, sehingga tidak mampu menampung jumlah murid dari kelas 1 sampai kelas 6 dengan jumlah keseluruhan 540 murid lebih.
Dengan kekurangan ruang kelas, maka pihak sekolah terpaksa membagi jadwal masuk. “Untuk kelas 1, 2, dan 3 masuk belajarnya pagi, sedangkan kelas 4, 5, dan 6, masuk belajarnya siang hari agar semua anak bisa mengikuti proses belajar di sekolah,” rinci Loupatty yang ditemui Tabura Pos di SD Negeri 06 Sowi, belum lama ini.
Selain kekurangan ruang kelas, Loupatty menambahkan, sekolah juga masih kekurangan meja dan kursi di setiap ruang kelas, sehingga anak didiknya masih memakai kursi plastik di dalam kelas.
“Kursi yang tersedia di ruang kelas adalah kursi plastik yang dipakai anak-anak untuk belajar. Kursi yang ada saat ini jumlahnya masih kurang banyak,” jelasnya.
Selain meja dan kursi, sambung Loupatty, pihak sekolah juga membutuhkan perangkat komputer sebagai sarana menunjang kegiatan belajar maupun ujian. “Perangkat komputer yang ada saat ini jumlahnya sangat sedikit,” katanya.
Meski dengan keterbatasan berbagai fasilitas, Loupatty menegaskan, pihaknya tetap bersemangat dalam mendidik para murid setiap hari, karena ini menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai seorang guru.
Sementara untuk kebutuhan tenaga guru, ungkap Loupatty, sudah mencukupi. “Saat ini ada 15 guru, selain guru, administrasi satu orang dan saya selaku kepala sekolah,” kata Loupatty. [CR18-R1]




















