Manokwari, TP – Bupati Manokwari Selatan (Mansel) Bernard Mandacan menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memaksimalkan pengelolaan seluruh potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada. Langkah ini dinilai krusial guna memperkuat posisi fiskal daerah yang selama ini masih sangat bergantung pada transfer dana dari Pemerintah Pusat.
“Selama ini pendapatan kita sebagian besar bersumber dari pusat. Oleh karena itu, kita harus mulai berusaha meningkatkan kontribusi PAD agar kemandirian keuangan daerah dapat terwujud,” ujar Bupati saat ditemui di Mansinam Beach Hotel, belum lama ini.
Menurutnya, Kabupaten Mansel sebenarnya memiliki beragam sumber pendapatan yang potensial, namun hingga saat ini pemanfaatannya belum berjalan secara maksimal oleh instansi teknis terkait.
“Banyak sekali sumber PAD yang bisa digali, mulai dari sektor pariwisata, hasil galian C, retribusi pasar, pemanfaatan sumber air, dan berbagai potensi lainnya. Hanya saja, selama ini OPD kita belum mengoptimalkannya secara serius,” jelasnya.
Untuk itu, Bupati telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pimpinan OPD agar segera bergerak sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Ia juga memberikan ruang pembelajaran, di mana jika nantinya ditemukan kekurangan atau kesalahan dalam proses pengelolaan, hal tersebut akan diperbaiki secara bertahap ke depannya.
“Saya sudah minta mereka mulai beraksi. Jangan takut salah, karena kita akan perbaiki bersama. Yang penting langkah awalnya sudah dilakukan untuk memajukan pendapatan daerah,” tegasnya.
Bupati juga memaparkan kondisi keuangan daerah saat ini, di mana total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mansel berada di kisaran Rp600 miliar. Namun, dari jumlah tersebut, kontribusi PAD baru mencapai sekitar Rp4 miliar saja.
“Target kami tahun ini, angka PAD tersebut harus bisa naik menjadi minimal Rp5 miliar hingga Rp6 miliar. Ini tantangan sekaligus tugas utama bagi seluruh pimpinan OPD agar target tersebut dapat tercapai,” pungkasnya. [SDR-R2]




















