Manokwari, TP – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani menyoroti ketidakdisiplinannya pegawai negeri sipil (PNS), PPPK dan Honorer, pada apel pagi di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (4/5/2026).
Pada apel pagi tersebut, Lakotani mengecek jumlah peserta apel dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.
Pasalnya, jumlah pegawai yang hadir pada apel gabungan sangatlah minim. Dimana, ada OPD yang pegawainya 95 orang tetapi hanya hadir 3 orang.
Kemudian, ada OPD yang pegawainya 45 orang hanya 2 orang yang menghadiri apel pagi. Lalu, ada juga OPD yang jumlah pegawainya 49 orang tetapi, hanya 4 orang saja yang hadir. Bahkan, ada OPD yang tidak ada pegawainya sama sekali.
“Bagaimana kita mau ‘perang’ kalau kekuatan personel kita hanya begini saja. Lebih baik, kita pulang saja,” kata Lakotani geram saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Papua Barat, kemarin.
Dengan kondisi tersebut, Lakotani akan segara melakukan rapat bersama pimpinan OPD agar di apel pagi berikutnya, tidak hanya pimpinan OPD saja yang menghadiri apel pagi.
Menurutnya, kalau gubernur, wakil gubernur dan sekretaris daerah memimpin apel pagi dan kehadiran pegawai minim, tentunya yang malu adalah pimpinan OPD-nya, begitu juga dengan esalon III dan IV.
“Minggu depan, kalau masih rendah tingkat kehadiran pada apel pagi, maka pimpinan OPD-nya akan berdiri terpisah dibagian depan barisan apel. Supaya pegawainya bisa hadir,” tandas Lakotani. [FSM-R4]




















